Gelandang Spanyol Isco mengakui timnya perlu meningkatkan penampilan di fase knock-out setelah dipastikan lolos dari fase grup dengan hasil imbang 2-2 kontra Maroko, Selasa (26/6) dini hari WIB.
La Furia Roja membutuhkan "bantuan" VAR untuk mendapatkan raihan satu poin itu, padahal pada awalnya gol Iago Aspas dianggap sudah berada dalam posisi off-side.
Di pertandingan pamungkas Grup B yang berlangsung di Kaliningrad itu, Spanyol sempat tertinggal akibat gol Khalid Boutaib pada menit ke-14, namun Isco menyamakan skor lima menit kemudian. Maroko kembali balik unggul pada menit ke-81 lewat Youssef En-Nesyri, namun gol Aspas memberikan satu poin untuk tim asal Eropa itu.
Ico menegaskan timnya harus fokus penuh di pertandingan dan tidak mudah memberikan gol untuk lawan jika ingin bersaing untuk gelar juara.
"Kami keluar dengan agak ragu lagi. Ini tidak bisa terus terjadi pada kami. Mulai saat ini, kami harus mengawali pertandingan sebagai suatu masalah hidup atau mati," ujar Isco kepada wartawan.
"Kami tidak bisa dengan mudahnya memberikan gol [untuk lawan], kami harus fokus. Kami kehilangan apa yang paling kami ketahui, yakni mengontrol permainan, memiliki bola, dan tidak bermain dari ujung ke ujung."
"Kami harus mempersiapkan diri dan mengingat bahwa setiap tim yang kami hadapi di titik ini dan seterusnya bisa mengirim kami pulang. Kami senang karena memuncaki grup, tapi mungkin sensasi ini tidak bagus."
Di babak 16 besar, Spanyol akan menghadapi runner-up Grup A sekaligus tuan rumah, Rusia.

