Rekrutan anyar PSS Sleman Irfan Jaya percaya diri menghadapi turnamen pramusim Piala Menpora 2021 mulai 21 Maret, termasuk menghadapi mantan klubnya, Persebaya Surabaya.
Seperti diketahui, PSS bergabung di Grup C bersama empat klub asal Jawa Timur, yakni Persebaya, Persik Kediri, Persela Lamongan, dan Madura United. Laga grup ini akan dihelat di Bandung.
Irfan merupakan bintang Persebaya sebelum direkrut PSS. Selama memperkuat Persebaya di Liga 1, Irfan telah menyumbangkan 41 gol. Piala Menpora menjadi ajang pertama bagi Irfan menghadapi mantan klubnya tersebut.
Pemain dengan sapaan akrab Irja ini mengusung target yang ingin diwujudkan di Piala Menpora. Menurut Irja, ia cukup percaya diri dalam mengenal kekuatan lawan, terutama Persebaya.
“Satu grup kami tim Jatim, saya sudah sering ketemu jadi sedikit tahu bagaimana permainan mereka. Apalagi Persebaya, bisa tahu cara bermainnya. Bisa sharing sama teman-teman lain. Target saya untuk Piala Menpora, semoga bisa raih hasil maksimal, juara,” tutur Irja dalam rilis yang diterima Goal Indonesia.
Goal IndonesiaIrja menambahkan, ia mulai kerasan bermain untuk PSS. Suasana kekeluargaan yang erat memudahkan dirinya untuk beradaptasi. Irja mengalami peningkatan kebugaran setelah tiga hari mengikuti latihan.
“Saya rasa sudah bisa beradaptasi dengan teman-teman, meski baru tiga hari. Sudah akrab juga, soalnya banyak teman juga dari klub sebelumnya. Ada Misbakus [Solikin], Miswar [Saputra], [Fandry] Imbiri dan masih banyak lagi,” kata Irfan.
“Hari ini kami ada variasi latihan. Pertama, fokus kembalikan kebugaran tubuh kita. Kedua, kami ada ball possesion, di akhir kami ada gim sedikit. Kalau saya sendiri, mungkin fisik masih belum 100, tapi lumayan dibandingkan pertama datang. Sekarang lumayan fit.”
Sementara itu, skuad PSS akan komplet pada pekan ini dengan kehadiran legiun asing, yakni Nicolas Veles, Aaron Evans dan Mario Maslac. Begitu juga dengan pelatih Dejan Antonic beserta asistenya, Mladen Dodic, dan pelatih kiper Carlos Salomao. Mereka diperkirakan bisa bergabung dengan tim pada akhir pekan ini setelah menjalani karantina.
“Manajemen PSS sudah bekerja semaksimal mungkin. Khusus untuk coach Dejan, memang prosesnya sedikit lebih rumit, karena tidak ada penerbangan setiap hari dari Hongkong ke Jakarta, harus transit di Singapura, yang berarti harus melakukan isolasi di sana,” jelas direktur utama PT Putra Sleman Sembada (PSS) Marco Gracia Paulo.
“Kami berharap semuanya sudah lengkap minggu depan. Para pemain butuh berlatih, dan secara perlahan dapat mengembalikan kondisi fisiknya. Memang butuh waktu, tapi kami percaya dengan profesionalitas para pemain untuk menjaga kondisinya, meski sekian lama tak ada pertandingan.”
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!


