OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Bali United gagal melanjutkan kiprahnya dalam Liga Champions Asia. Armada Widodo Cahyono Putro tersebut takluk dari wakil Thailand, Chiangrai United 2-1, pada laga babak kedua play-off di Stadion Singha, Thailand, Selasa (23/1) malam WIB.
Namun, Irfan Bachdim merasa kegagalan yang didapatkan Bali United bukan hasil yang buruk. Ia menyebutkan timnya sudah berjuang keras selama pertandingan tersebut dilangsungkan.
Memang, laga Bali United kontra Chiangrai United berjalan seimbang, hingga waktu normal usai. Sayangnya, pada masa tambahan waktu tuan rumah mencetak dua gol, dan Serdatu Tridatu hanya mampu membalas satu kali lewat Ilija Spasojevic.
"Kebanggan. Ini bukanlah hasil yang kita harapkan, tapi kita dapat berbangga hati sebagai sebuah tim. Untuk pertama kalinya kita bertanding di negara lain. Ini merupakan pengalaman yang baru, maka marilah kita belajar dari kesalahan-kesalahan kita untuk menjadi tim yang lebih baik lagi," tulis Irfan dalam Instagram miliknya.
"Berbanggalah dan mari kita pulang dengan kepala tegak! Dengan ini saya juga ingin mengucapkan terima kasih untuk para suporter kami yang berada di Bali, dan terima kasih sebesar-bersarnya kepada suporter kami yang sudah meluangkan waktu dan tenaganya untuk pergi ke Thailand untuk mendampingi kami bertanding. Kalian menunjukkan dukungan yang sangat besar kepada kami!" tambahnya.
Meski demikian, Bali United tetap mewakili Indonesia berlaga di kompetisi Asia. Klub asal Pulau Dewata tersebut bakal bermain di Piala AFC bersama dengan Persija Jakarta.
Pada ajang sepakbola terbesar kedua di Benua Kuning itu, Bali United tergabung di Grup G. Mereka bakal berhadapan dengan Global Cebu FC (Filipina), Thanh Hoa (Vietnam), serta Yangon United (Myanmar).


