Latihan IrakIFA

Irak Kehilangan Dua Pemain, Waspadai Permainan Agresif Timnas Indonesia

Irak dipastikan tidak diperkuat dua pemain utamanya saat menghadapi timnas Indonesia, Kamis (16/11) malam WIB, dalam laga perdana Grup F kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Basra International.

Kedua pemain yang dipastikan absen melawan Indonesia adalah Danilo Al Saad dan Saad Natiq. Nama Danilo dicoret dari tim, karena kebugarannya belum pulih setelah mendapatkan cedera. Sebagai gantinya, pelatih Jesus Casas memanggil Mustafa Nazim and Hussein Ali Al-Saedi.

Sedangkan Natiq masih merasakan sakit pada cedera otot yang diperolehnya saat tampil bersama Abha di Pro league Arab Saudi. Namun nama Nateq tidak dicoret, dan kebugarannya masih dipantau. Natiq kemungkinan akan dimainkan ketika bertandang ke Vietnam pada 21 November.

“Ada keleluasaan dalam mempersiapkan para pemain saat dipanggil dalam situasi darurat. Apalagi daftar awal sudah memasukkan 50 pemain yang seluruh namanya telah dikirimkan,” jelas direktur tim nasional Mehdi Karim.

“Itu dilakukan jika terjadi keadaan darurat, seperti yang terjadi hari ini( Senin malam), secara tiba-tiba, terkait ketidakmampuan Danilo Al-Saad untuk bergabung, dan absennya Saad Natiq menghadapi Indonesia.”

Skuad Irak sudah memulai latihan mereka di Basra, Senin (13/11) malam waktu setempat di lapangan Sports City di Basra. Latihan itu sudah diikuti 20 pemain dari 25 nama yang dipanggil.

Sementara Al-Saedi mengungkapkan kegembiraannya kembali mendapat kepercayaan memperkuat Irak. Nama Al-Saedi sebelumnya tidak masuk ke dalam daftar 25 pemain. Tetapi Casas memanggil pemain berusia 25 tahun itu untuk menggantikan Danilo. Terakhir kali Al-Saedi membela Irak adalah di turnamen King's Cup di Thailand pada September lalu.

“Dipanggil ke tim nasional Irak selalu membuat saya bangga, dan saya senang bisa mewakili Singa Mesopotamia lagi. Saya siap bergabung dengan rekan satu tim saya setiap saat,” tegas Al-Saedi.

“Pertandingan melawan Indonesia akan sulit. Apalagi Indonesia adalah tim yang memiliki kecenderungan menyerang, dan memiliki pemain-pemain yang bagus seperti terlihat di [putaran pertama] kualifikasi.”

Iklan
0