Inter Milan dilaporkan mendapat tawaran mewah dari sebuah perusahaan website porno yang berkeinginan menjadi sponsor utama mereka.
Perusahaan yang dimaksud adalah Stripchat, yang kabarnya siap menyuntikkan dana senilai €23 juta atau setara dengan Rp394 miliar per tahun. Jika terwujud, maka Stripchat akan menggantikan Pirelli sebagai sponsor yang terpajang di jersey klub.
Kesepakatan ini bisa terjalin mulai musim 2021/22 mendatang, setelah seperti yang diketahui, bahwa Inter sudah tidak akan lagi memiliki seragam yang disponsori oleh Pirelli selepas musim ini berakhir yang juga menandai berakhirnya 30 tahun kemitraan ikonik mereka.
"Kami sedang dalam pembicaraan dengan [Alessandro] Antonello, [Giuseppe] Marotta dan direktur Inter lainnya," ungkap CEO Pirelli, Marco Tronchetti Provera pada Februari lalu, seperti dikutip oleh Football Italia.
"Kami tidak akan menjadi sponsor seragam Inter lagi, tetapi hubungan kami dengan klub akan terus berlanjut."
Pemilik Inter, Suning, juga mencari mitra baru untuk mendukung klub secara finansial, dan ingin menjual sebagian dari saham mereka guna menghindari potensi kebangkrutan.
Mereka juga terbuka pada tawaran akuisisi klub secara penuh, dengan Suning memang terkena dampak krisis finansial hebat akibat pandemi COVID-19 yang berkepanjangan.
Salah satu langkah drastis yang ditempuh perusahaan raksasa asal Tiongkok itu adalah menghentikan operasi klub milik mereka yang berlaga di Chinese Super League (CSL), Jiangsu FC meski baru saja menjadi juara kompetisi tahun lalu.


