Steven Zhang Inter MilanGetty Images

Waduh! Inter Milan Alami Kerugian Rp1,7 Triliun

Inter Milan mengumumkan bahwa mereka mengalami kerugian €104 juta atau sekitar Rp1,7 triliun tahunan per Juni 2020, dengan pendapatan anjlok €45 juta (Rp757 miliar).

Kabar itu dirilis Nerazzurri selepas rapat pemegang saham yang digelar melalui panggilan konferensi video, Jumat (27/11).

Kerugian yang dialami Inter secara alami sangat terpengaruh oleh pandemi COVID-19, dengan salah satu pendapatan terbesar mereka dari tiket penonton tidak bisa mereka dapatkan karena penutupan stadion.

Inter juga menjadi salah satu klub Serie A yang telah mengembalikan uang tiket musiman fans mereka.

Itu berarti pendapatan mereka menurun €45 juta (Rp757 miliar) dibandingkan tahun lalu, yang mencapai €372 juta (Rp6 triliun) dan waktu itu mengalami kerugian €102 juta (Rp1,7 triliun).

Steven Zhang, selaku presiden Inter, angkat bicara mengenai fakta tersebut dan menegaskan bahwa akan terus berkomitmen pada keberlanjutan jangka panjang klub.

"Dalam situasi kemerosotan ekonomi yang signifikan, kami dalan mengkonsolidasikan rencana pertumbuhan Inter, yang bertumpu pada penciptaan merek global dan didasarkan pada visi bisnis inovatif yang target utamanya adalah generasi muda," tegas Zhang.

"Komitman kami untuk masa depan adalah, seperti biasa, untuk menjamin keberlanjutan klub dan memastikan pencapaian-pencapaian yang lebih baik di lapangan."

CEO Inter, Giuseppe Marotta juga ikut menanggapi hasil pertemuan para pemegang saham dan menyatakan bahwa klub masih di jalur yang benar.

"Kami meletakkan dasar yang kuat yang akan - pada waktunya - memungkinkan kami untuk kembali sukses. Target kami tetap untuk terus meningkatkan pencapaian, musim demi musim."

Iklan
0