Manajer Chelsea, Graham Potter, belum bisa memberikan garansi tempat untuk musim 2023/24 kepada Romelu Lukaku yang kini tengah dipinjamkan ke Inter Milan.
Terbaru, Lukaku tampil menggila bersama timnas Belgia. Bomber berusia 29 tahun itu mencetak empat gol dalam dua laga: masing-masing hat-trick ke gawang Swedia di Kualifikasi Euro 2024 dan satu gol saat timnya mengalahkan Jerman pada laga uji coba.
Meski begitu, masa depan Lukaku masih abu-abu. Sebelumnya, direktur Inter Milan, Beppe Marotta, telah menegaskan bahwa pihak klub tidak berminat mempermanenkan sang striker.
Lukaku baru mencetak lima gol dan satu assist dalam 19 laga untuk Inter sejak kembali dari Chelsea dengan status pinjaman musim ini. Ia gagal tampil oke di level klub pasca-dirongrong tiga periode cedera.
"Saat ini dia sedang dipinjamkan ke klub lain dan penting untuknya menyelesaikan musim dengan baik," ucap Potter dalam sesi jumpa pers pralaga kontra Aston Villa, Jumat (31/3).
"Ya, dan kami akan memiliki keputusan untuk dibuat pada musim panas nanti," tutur mantan manajer Brighton itu.
"Dia adalah seseorang yang sangat saya kagumi dan sukai. Tapi sekali lagi itu adalah sesuatu yang harus kami bicarakan pada musim panas," pungkasnya.
Pada 2021, Lukaku kembali ke Chelsea untuk menjalani periode kedua setelah didatangkan dari Inter dengan rekor transfer saat itu yang senilai £97,5 juta.
Sang striker mencetak 15 gol dan dua assist dalam 44 laga untuk The Blues pada musim 2021/22.
Namun sebelum dipinjamkan ke Inter, hubungan Lukaku dengan bos Chelsea terdahulu, Thomas Tuchel, menjadi kusut usai interviunya di TV Italia, di mana sang pemain blak-blakan mengaku tidak cocok dengan taktik pelatih yang kini menangani Bayern Munich itu.




