Lukaku Onana InterGetty

Inter Milan Korbankan Andre Onana Demi Romelu Lukaku?

Kendati menyatakan Andre Onana akan dipanggil mengikuti latihan perdana Inter Milan, pelatih Simone Inzaghi mengaku tidak bisa memastikan kebersamaan sang penjaga gawang dengan Nerazzurri.

Inter masih ingin mempertahankan Lukaku sebagai bagian dari tim di musim 2023/24. Hal itu berkaca dari performa bagus yang dipertontonkan Lukaku di putaran kedua Serie A musim lalu.

Menurut pakar transfer Sky Sport Italia Gianluca Di Marzio, proposal kedua dibuat hari ini setelah tawaran awal €25 juta plus bonus ditolak Chelsea. Tawaran baru itu diyakini mencapai €30 juta ditambah bonus.

Di lain sisi, kans Onana untuk meninggalkan Inter makin kencang. Manchester United tidak berhenti mengejar Onana, dan manajer Erik Ten Hag menginginkan kiper asal Kamerun tersebut sudah mengikuti pramusim Setan Merah di Amerika Serikat.

Inzaghi menyatakan, hingga saat ini Onana masih menjadi bagian dari Inter, dan akan bergabung dnegan tim untuk mengikuti pramusim. Hanya saja, ia tidak bisa memastikan Onana tetap berada di Inter dalam beberapa hari ke depan.

Menurut Inzaghi, sudah menjadi kebiasaan bagi klub Italia untuk menjual pemain terlebih dahulu sebelum menghadirkan yang baru. Inzaghi pun terkesan santai menyikapi bursa transfer musim panas.

“Kita berbicara tentang Onana, yang merupakan pemain Inter, dan akan dipanggil untuk latihan. Bursa transfer tidak dapat diprediksi, dan semua klub Italia harus menjual sebelum membeli. Tetapi saya yakin kami akan memiliki Inter yang kompetitif. Saya telah diyakini akan hal itu,” tutur Inzaghi dikutip laman Football Italia.

“Saya benar-benar sinkron dengan direktur dan presiden [klub]. Kita semua tahu apa yang dimiliki Lukaku, apa yang dia lakukan di paruh kedua musim [lalu]. Kami berjuang untuk membawanya kembali, dan akan mencoba melakukannya lagi. Tetapi saat ini dia berada di klub yang berbeda.”

“Bursa transfer tidak dapat diprediksi. Jadi, dalam waktu sepuluh hari kami mungkin kehilangan beberapa pemain, dan merekrut yang lain. Itu tidak membantu, tapi kami sudah terbiasa.”

“Banyak pemain yang telah pergi, dan menulis sejarah di sini, seperti Samir Handanovic, Raoul Bellanova, Brozovic, Danilo D’Ambrosio, Edin Dzeko, Roberto Gagliardini, dan Milan Skriniar. Kami memutuskan untuk menurunkan usia rata-rata skuad, dan kami berharap para pendatang baru juga akan membuat sejarah.”

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0