Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, mengungkapkan kegeraman atas keputusan wasit Daniele Chiffi usai mengesahkan gol kemenangan sang rival Juventus.
Inter dikalahkan Juventus 1-0 dalam Derby d'Italia pada giornata ke-27 Serie A di Giuseppe Meazza, Senin (20/3) dini hari WIB.
Sebiji gol dalam laga ini dicetak oleh Filip Kostic pada menit ke-23 lewat penempatan bola brilian usai menerima operan dari Adrien Rabiot.
"Ada rasa kecewa yang pahit setelah kekalahan yang terjadi dengan cara seperti ini," ucap Inzaghi setelah pertandingan.
“Kami telah mengatakan bahwa kami tidak akan membicarakan ini lagi setelah Monza (imbang 2-2) pada Januari lalu, karena sesuatu yang sangat serius telah terjadi. Malam ini, sesuatu yang sama seriusnya kembali terjadi."
“Kami kebobolan gol yang tidak dapat diterima di era VAR. Bahkan lebih tidak dapat diterima dan tidak sopan mendengar mereka mengatakan tidak ada rekaman yang jelas. Kami pahit dan meminta rasa hormat."
“Berbicara tentang permainan, sebagai pelatih rasanya sulit setelah itu. Saya melihat 20 gambar berbeda yang menunjukkan bahwa itu adalah lengannya."
"Kesalahan wasit menghambat kami di Serie A dan untuk mengamankan zona Liga Champions."
"Para pemain melihat apa yang terjadi di lapangan, mereka tidak membutuhkan tayangan ulang. Untungnya, mereka tampil dengan sangat baik dan tetap fokus pada babak kedua mengingat kejadian tersebut," pungkasnya.
Dengan hasil ini, Inter menelan kekalahan ketiga dalam empat laga terkini di Serie A. Nerazzurri kini turun ke urutan ketiga klasemen sementara dengan koleksi 50 poin.
Sementara Juve masih berada di peringkat ketujuh dengan perolehan 41 poin alias terpaut tujuh angka dari urutan keempat yang diduduki AC Milan.




