Inter Milan resmi meluncurkan kostum kandang mereka untuk musim 2020/21, Selasa (30/6).
Dengan jersey berpola zig-zag biru-hitam, pihak Inter terinspirasi oleh karya pionir desainer asal Milan pada era 1980-an sekaligus untuk merayakan identitas kota melalui estetika yang mencolok.
"Kami tetap menjaga identitas klub dengan tampilan garis tradisional. Namun, kali ini kami terinspirasi dari salah satu gebrakan desain terpenting di Milan," ucap Vice President Nike, Scott Munson, di situs resmi klub.
"Grafik zig-zag adalah bagian dari desain post-modernis dan juga mengingatkan pada Biscione [Ular Raksasa] yang melata. Hasilnya adalah jersey yang sangat tidak terduga," tambahnya.
Secara keseluruhan, tampilan kostum baru Inter ini terhitung mirip dengan musim 2010/11, yang tepat sepuluh tahun setelah dirilis.
Kostum ini pula akan menjadi penanda yang pas untuk salah satu musim terhebat Nerazzurri pada era modern tersebut.
Kala itu, Inter mampu menjuarai Coppa Italia, Piala Super Italia, dan Piala Dunia Antarklub. Sementara di Serie A, mereka finis di urutan kedua di bawah rival sekota, AC Milan.
Adapun celana pendek hitam dan kaus kaki biru bakal melengkapi balutan kostum yang bakal dikenakan Christian Eriksen cs ini.
