Luciano Spalletti murka pada wasit setelah Inter Milan secara kontroversial ditahan imbang 3-3 oleh Fiorentina dalam lanjutan Serie A Italia, Senin (25/2) dini hari WIB.
Spalletti marah tak tak habis pikir dengan keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Fiorentina pad amenit ketujuh tambahan waktu babak kedua di Artemio Franchi.
Penalti terjadi setelah bola dianggap menyentuh tangan Danilo D’Ambrosio dan Jordan Veretout sukses menjadi algojo Fiorentina setelah momen itu sempat tertunda selama lima menit karena tinjauan Video Asisten Wasit (VAR).
Wasit Rosario Abisso meminta tayangan VAR setelah meniup peluit awal dan setelah itu tetap teguh pada keputusan awalnya. Sementara Spalletti merasa timnya tak layak dihukum penalti lantaran yakin bola hanya mengenai dada D’Ambrosio.
"Itu jelas! Mengenai dada! Tidak ada argumen untuk itu, tidak ada keraguan. Jelas dada! Kami melihatnya dengan jelas. Semua orangmelihat VAR dari pinggi lapangan, semuanya melihat kena dada," seru Spalletti kepada Sky Sport Italia.Terdapat dua penalti di laga tersebut, yang pertama untuk Inter pada menit ke-52 yang sukses dieksekusi Ivan Perisic dan Spalletti menyebutnya sudah tepat. Namun tidak dengan yang kedua dan merugikan timnya.
"Penalti pertama jelas mengenai tangan [penggawa Fiorentina] tanpa ada yang mengganggunya. Yang kedua, jelas mengenai dada, dan bahkan tidak pernah menyentuh lengan pemain, sama sekali," lanjut sang pelatih.
"Sekarang orang-orang akan berkata 'oh mereka mendepak Spalletti dan mendatangkan yang lain', hasil-hasil yang ada sangat menentukan, mereka membuat perbedaan. Ini fundamental untuk target kami sepanjang musim."
"Saya tak berbicara kepada wasit setelah itu, karenaapa yang mungkin dikatakannya kepada saya? Itu mengenai tangan ketika sebenarnya tidak? Tidak ada pengandaian dan pengecualian, tapi di sini jelas, sangat jelas [mengenai dada]."



