Antonio Conte Inter 2019-20Getty

Inter Milan Menang, Antonio Conte Pantang Menyerah Kejar Scudetto Serie A

Antonio Conte menegaskan Inter Milan masih dalam jalur perburuan Scudetto, menegaskan harapan timnya bisa mencapai sesuatu yang luar biasa di Serie A.

Inter, yang berada di posisi ketiga, kembali beraksi di liga setelah melewati jeda pandemi virus corona dengan raihan kemenangan 2-1 saat menjamu Sampdoria di Giuseppe Meazza, Senin (22/6) dini hari WIB.

Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez mencetak dua gol penentu kemenangan Inter di babak pertama, kembali menunjukkan kinerja positif setelah tersingkir dari semi-final Coppa Italia di tangan Napoli.

Sekarang Inter hanya terpaut enam poin dari Juventus setelah sama-sama memainkan 26 pertandingan, dan lima dari Lazio di urutan kedua.

"Malam ini, kami tidak punya pilihan selain mendapatkan kemenangan sehingga kami bisa menipiskan ketertinggalan menjadi enam poin," kata Conte selepas pertandingan.

"Kami mendorong harapan bahwa kami dapat mencapai sesuatu yang luar biasa. Memang benar bahwa kami bisa menyegel kemenangan lebih awal dengan memanfaatkan lebih banyak peluang kami, namun sebaliknya kami kebobolan pada peluang pertama Samp dan menjadi sedikit gugup. Bagaimana pun, tetap performa yang bagus."

"Saya ulangi, ini bukan masalah kebugaran, namun ketika kami memiliki peluang mencetak gol dan tidak memanfaatkannya, yang juga terjadi di Coppa Italia melawan Napoli, yang dibutuhkan hanyalah satu keberuntungan dan semuanya siap untuk diperebutkan lagi."

"Saya berharap pertandingan ini akan membantu kita menyadari bahwa kita harus lebih membunuh, dalam arti olahraga, lawan dan membunuh permainan ketika kami memiliki kesempatan."

Inter akan berjumpa Sassuolo pada Kamis (26/6) dini hari WIB dan Conte menekankan timnya tidak boleh menganggap remeh suatu pertandingan.

"Kami tertinggal enam poin dari puncak dengan 12 pertandingan tersisa, lanjutnya. "Tidak ada ruang untuk kesalahan, sedangkan Lazio dan Juventus bisa memiliki kesalahan aneh dan lolos begitu saja."

"Inilah sebabnya mengapa perlu keganasan di muka gawang, karena dengan keunggulan yang kuat, kami kemudian bisa bersantai dengan bola."

Iklan
0