Pelatih Cagliari, Rolando Maran tidak senang dengan keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Inter Milan, yang berujung pada kekalahan timnya.
Cagliari harus mencatatkan kekalahan kedua secara beruntun dalam awal Serie A Italia musim 2019/20 ini setelah takluk 2-1 saat menjamu Nerazzurri di Sardegna Arena, Senin (2/9) dini hari WIB.
Klub asal Sardinia tersebut memberikan perlawanan sengit, mampu menyamakan kedudukan lewat gol Joao Pedro di awal babak kedua, setelah Lautaro Martinez membuka keunggulan Inter di paruh pertama.
Namun perjuangan Cagliari kandas setelah Inter mendapatkan penalti pada menit ke-72 dan sukses dieksekusi oleh Romelu Lukaku.
"Sebuah peningkatan performa dari pekan lalu, tapi sulit mendapatkan hasil lawan Inter. Kami punya beberapa peluang, meski, harus ditentukan [kalah] gara-gara penalti lunak," ungkap Maran.
"Dalam dua pekan, kami punya lima atau enam keputusan VAR yang merugikan kami dan saya tidak bisa lagi mencari tahu sebenarnya apa yang harus penalti dan tidak."
"Tidak semua kontak [di kotak penalti] adalah pelanggaran. Olahraga ini tampaknya semakin rumit dan saya telah melihat kejadian yang serupa diputuskan secara berbeda."
"Saya ingin mengomentari performa baik kami saja, karena kami punya beberapa peluang terbaik di babak pertama dan membuat Inter sangat kerepotan."




