Inter Milan masih terus tancap gas kendati sudah memastikan diri sebagai juara Serie A musim ini, terbukti dengan melibas Sampdoria 5-1 di Giuseppe Meazza, Sabtu (8/5) malam WIB.
Tampil dengan rotasi skuad, Antonio Conte tidak memainkan topskor klub, Romelu Lukaku, memilih untuk menduetkan Alexis Sanchez dan Lautaro Martinez di lini depan.
Tak butuh waktu lama bagi Nerazzurri untuk tancap gas dengan membuka keunggulan saat laga baru berjalan empat menit. Dari serangan balik, Ashley Young mengirim umpan silang mendatar yang kemudian bola disambar oleh Roberto Gagliardini untuk membobol gawang Samp.
Menit ke-26, Inter menggandakan keunggulan mereka, diawali dari pergerakan Gagliardini yang memberikan bola kepada Alexis Sanchez, eks penyerang Manchester United itu kemudian melepaskan tembakan lob yang memperdaya Emil Audero.
Sampdoria sempat menipiskan skor pada menit ke-35. Tembakan Antonio Candreva dari jarak dekat sempat ditepis oleh Samir Handanovic, tapi bola pantulan disambar Keita Balde dan berbuah gol.
Namun momentum Samp itu dirusak oleh gol ketiga Inter yang hadir hanya berselang semenit kemudian. Sanchez yang menerima umpan silang Achraf Hakimi dari sisi kanan, lantas melepaskan bola ke sudut kiri bawah gawang Sampdoria.
Sementara di babak kedua, Inter tidak mengendurkan intensitas serangan mereka. Menit ke-61, striker muda Andrea Pinamonti mencatatkan namanya di papan skor memanfaatkan umpan Nicolo Barella yang belum semenit di lapangan sebagai pemain pengganti.
Pesta gol Inte ditutup oleh eksekusi penalti Lautaro Martinez pada menit ke-69. Penalti didapat usai sepakan Barella membentur tangan Adrien Silva, yang kemudian ditinjau oleh VAR keabsahannya.
Dengan kemenangan ini, Inter semakin mantap di puncak klasemen selepas menggenggam Scudetto, dengan kini mengoleksi 85 poin.




