Putra Pavel Nedved menyentil legenda Inter Milan Marco Materazzi yang mengolok-olok komentar sang wakil presiden Juventus tentang dominasi I Bianconeri di Serie A Italia.
Si Nyonya Tua merebut sembilan gelar Scudetto tanpa putus dalam sembilan musim ke belakang.
Nedved, eks bintang lapangan tengah Juve, membanggakan pencapaian tersebut dengan mengatakan kepada DAZN bahwa anaknya masih SMA saat klub menjuarai liga pada 2011/12 dan "kini sudah menyetir mobil sendiri dan kuliah di universitas dan Scudetto tetap milik kami".
Kata-kata Nedved dibalas oleh Materazzi, yang menggarisbawahi fakta terlepas dari hegemoni mereka di kancah lokal, Juventus masih dalam penantian untuk meraih trofi Liga Champions pertama sejak 1995/96.
Materazzi pun mengungkit keberhasilan Inter menyabet lima titel pada 2010, termasuk Liga Champions serta Piala Dunia Antarklub.
"Pavel... kami semua mendoakan dia [anakmu] bisa melihatmu MENJUARAI Liga Champions sebelum dia menuntaskan studinya," tulis mantan bek internasional Italia berjuluk Matrix itu di akun Instagram-nya.
"Anak-anak saya sudah melihat [saya] juara Liga Champions dan Piala Dunia saat masih di TK dan SD."
Anak Nedved, Pavel Nedved Jr., merespons Materazzi lewat unggahan Instagram story: "Saya tidak risau dengan kata-kata Materazzi. Karena dia terus-terusan berbicara tentang masa lalu, peristiwa yang terjadi lebih dari sepuluh tahun lalu, meski itu memiliki nilai signifikan."
"Di sisi lain, kami berbicara tentang masa kini. Saya tidak mengerti kenapa dia [Materazzi] merasa terlibat, mengingat ayah saya hanya berbicara tentang kenyataan."
"Terlepas dari itu, ada orang yang senang meraih satu trofi setiap sepuluh tahun, sementara yang lain tetap lapar setelah 18 trofi dalam sepuluh tahun."
"PS: Ada yang bisa menjelaskan kepada saya mengapa juara Piala Dunia 2006 [oleh Italia ada hubungannya dengan Inter?"




