Bek sekaligus kapten Real Madrid Sergio Ramos angkat bicara terkait insiden sikutannya kepada penyerang Barcelona Lionel Messi. Menurutnya, Messi bertindak berlebihan.
Tensi El Clasico di Santiago Bernabeu, Minggu (3/3) dini hari WIB, itu mendadak panas jelang berakhirnya babak pertama setelah Ramos dan Messi tampak beradu argumen sehingga memicu keributan antarpemain di lapangan.
Penyebabnya, lengan Ramos tampak mengenai wajah Messi ketika kedua kapten tim tersebut berduel memperebutkan bola. Messi lantas terkapar sebelum akhirnya berdiri menantang Ramos, saling beradu kepala dan bertengkar hebat.
Seusai laga, Ramos mengatakan dirinya tidak berniat mencederai Messi dan menuduh lawannya itu bereaksi berlebihan.
"Hal-hal seperti itu pasti terjadi. Saya tidak berniat menyikut Messi, tapi dia memberikan reaksi buruk dan tetap tergeletak di lapangan," kata Ramos seperti dikutip Daily Star.
Lebih lanjut, Ramos juga membicarakan peluang timnya untuk mengejar Barcelona, yang kini sudah terpaut 12 angka di klasemen La Liga Spanyol menyusul kekalahan 1-0 ini. Ia menilai, jarak tersebut sudah terlampau jauh untuk dikejar.
"Sebelum laga ini, kami punya kesempatan untuk tetap bersaing di liga. Tapi sekarang sepertinya kami harus mengucapkan selamat kepada mereka [Barcelona]. Bermain bagus saja tidak cukup," jelas Ramos.
Getty, Goal




