Direktur umum SC Cambuur, Jesse Bergsma, memberikan kabar terbaru kepada De Telegraaf mengenai kondisi para korban dari insiden kembang api yang banyak dibicarakan saat melawan Feyenoord. Sang petinggi klub mengatakan bahwa salah satu dari mereka mengalami kerusakan pendengaran permanen.
Pada Minggu, 23 Agustus, suporter Feyenoord melemparkan kembang api ke arah, antara lain, penonton tuan rumah. Tujuh fans Cambuur mengalami cedera dan menderita luka bakar, gangguan pendengaran, serta cedera mata.
"Seorang pria berusia 41 tahun kini memiliki pendengaran seperti orang berusia 70 tahun dan dia sangat terpukul secara emosional karenanya," kata Bergsma pada Minggu malam sebelum duel melawan FC Twente yang akhirnya berujung kekalahan (1-4).
"Pada Sabtu kami mengadakan pertemuan dengan tujuh korban. Cedera mereka bervariasi, dari luka ringan hingga gangguan pendengaran permanen. Itu benar-benar sangat serius."
"Pertanyaannya adalah bagaimana Anda bisa mencegah insiden seperti ini di masa depan. Tidak ada yang bisa menjanjikan garansi seratus persen, begitu juga kami. Kami akan memastikan keamanan dimaksimalkan. Kami telah belajar dari apa yang terjadi. Berdasarkan itu kami mengambil langkah tambahan."
Feyenoord, berbeda dengan kelompok suporter Rotterdam Radicals, secara tegas mengambil jarak dari kejadian di Stadion Kooi dan memutuskan untuk tidak membawa suporter tandang dalam dua laga tandang berikutnya, melawan NEC (5 September) dan PEC Zwolle (13 September).
Bergsma juga menanggapi keputusan untuk melarang fans Twente masuk ke Stadion Kooi pada Minggu. Cambuur memutuskan bahwa mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengevaluasi kejadian saat melawan Feyenoord dan kemudian mengambil langkah keras tersebut.
"Saya sepenuhnya memahami bahwa suporter Twente kecewa dan marah," kata Bergsma. "Mereka tidak ada kaitannya dengan ini dan ini bukan kesalahan mereka, tetapi sayangnya ini tidak bisa dihindari."
Kekalahan keempat secara beruntun juga ternyata tak bisa dihindari bagi Cambuur, yang untuk sementara menjadi satu-satunya tim di Eredivisie yang belum meraih poin. Minggu depan, Leeuwarders akan bertandang ke markas Telstar.
Seorang suporter Feyenoord pekan lalu memulai aksi penggalangan dana untuk para suporter Cambuur yang terluka akibat insiden kembang api tersebut. Aksi crowdfunding itu dapat ditemukan di: club-meister.com/c/steun-gewonde-supporters.





