Persipura Jayapura mendapatkan keuntungan dari keputusan AFC, yakni satu tempat langsung di fase grup Piala AFC 2021. Hal itu dipastikan setelah, dua wakil Myanmar yakni Shan United dan Hanthawady United memilih untuk mundur akibat situasi politik di negara yang tidak stabil.
Pihak klub semringah dengan hal ini, yang artinya mereka tidak perlu memainkan laga play-off, dan punya persiapan yang lebih panjang menyambut kompetisi AFC. Benhur Tomi Mano, ketua umum Persipura, menyebut bahwa timnya diberkahi dan doa dari pendukung Persipura.
Beberapa hari lalu kepastian soal Persipura langsung tampil tanpa memainkan play-off sudah tersebar. Pihak pertama dari klub yang mengonfirmasi hal ini adalah pelatih kepala mereka, Jacksen Tiago. AFC serta PSSI pun akhirnya merilis hal tersebut secara resmi.
"Saya dapat laporan dari manajer tim (Ridwan Madubun), kemarin sore PSSI baru kirim surat dan lampiran keputusan serta jadwal terbaru dari AFC, bahwa kami sudah ditetapkan oleh AFC untuk langsung ke fase grup," buka BTM, sapaan akrab Tomi Mano.
"Doa Persipura dan masyarakat Papua telah dikabulkan oleh Tuhan kita yang luar biasa, Tuhan berikan solusi sangat tepat pada waktunya. Jadi tanggal 19 Mei 2021 tidak ada pertandingan play-off di Mandala, kami akan langsung main di Singapura tanggal 29 Juni sampai 5 Juli 2021 untuk fase grup," sambungnya.
GoalAwalnya Persipura memang dianggap punya persiapan minim untuk menyambut play-off dan mereka juga kesulitan untuk menggunakan Stadion Mandala. Namun, keputusan terbaru dari AFC telah mempermudah jalan Mutiara Hitam untuk tampil di kancah Asia.
"Sebenarnya kami sudah lihat di situs AFC, kami bahkan pantau situs AFC setiap saat, tetapi kami tidak mau gegabah, kami baru bisa yakin bila sudah ada surat resmi dari AFC atau PSSI, itu cara kerja Persipura. Puji Tuhan, PSSI sudah kirim surat, ini rezeki anak soleh," urai Tomi Mano.
Di Grup H ini, Persipura akan memainkan seluruh laga di Singapura. Lawan yang akan mereka temui antara lain Kedah Darul Aman, Lion City Sailor, dan Saigon FC. Laga perdana dimulai 29 Juni melawan Kedah, dan laga terakhir kontra Saigon dilaksanakan 5 Juli.
"Saya sudah perintahkan manajert untuk komunikasi dengan pelatih untuk susun dan atur kembali persiapan tim, langkah-langkah dan persiapan teknis. Lanjutan TC dan jelang Lebaran seperti apa, silakan diatur, kami punya waktu yang cukup panjang untuk persiapan."
Akhir pernyataan, Tomi Mano menyampaikan supaya para suporter untuk bisa menahan diri. Awalnya loyalis Persipura punya rencana melakukan aksi demo, karena Persipura tidak diperbolehkan menggunakan Stadion Mandala untuk Piala AFC.
"Sekali lagi, doa semua suporter sudah terjawab, jadi imbauan saya untuk jangan demo mohon untuk diikuti dan dipahami. Saya respek dan apresiasi dukungan Persipura Mania, dan masyarakat, sekarang mohon kita semua tenang dan damai. Mari berpikir bijak dan cerdas."
Goal / Abi Yazid