Mario Balotelli bermimpi kembali ke skuad Italia untuk play-off Piala Dunia 2022 pada Maret dan ia mengakui dirinya sudah berbicara dengan pelatih Roberto Mancini akhir-akhir ini.
Balotelli bahkan sesumbar dia "akan kembali dari Turki dengan berjalan kaki".
Azzurri hanya finis sebagai runner-up setelah bermain imbang tanpa gol lawan Irlandia Utara, Selasa (16/11) dini hari WIB. Karena itu, untuk bisa lolos ke Qatar, juara Euro 2020 itu harus menjalani babak play-off.
Pada awal pekan ini, saudara laki-laki Balotelli, Enock, mengatakan kalau mantan striker Inter Milan dan AC Milan itu adalah jawaban yang ideal untuk masalah lini depan Mancini.
Balotelli sendiri mengonfirmasi dirinya bermimpi bisa kembali bermain untuk timnas Italia.
"Saya merasa baik-baik saja setelah dua setengah tahun terakhir. Saya merasa siap untuk kembali ke tim nasional. Ini akan menjadi impian. Saya akan meninggalkan Turki dengan berjalan kaki sekarang jika saya tahu saya mendapat panggilan pada Maret," ujar Balotelli kepada OCW Sport.
"Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Mancini dan saya selalu memilikinya. Ia hanya perlu memberitahu saya apa yang dia inginkan dari saya sehingga saya bisa kembali ke tim nasional. Dan, saya akan siap. Apakah saya mendengarnya? Ya."
"Apa yang dia inginkan dari saya sudah dikatakannya beberapa kali. Saya tidak perlu menjanjikan apa pun pada diri saya sendiri. Ia tahu jika saya baik-baik saja, mengapa dia tidak memanggil saya?"
"Saya bisa bermain dengan semua orang. Bahkan, dengan Ciro [Immobile]. Apakah saya akan melakukan tendangan penalti? Saya tidak akan menjawab karena itu akan menimbulkan kontroversi, tapi semua orang tahu saya bisa mengambil tendangan penalti. Setiap pesepakbola bermimpi menjadi striker tim nasionalnya."
"Kini saya memiliki waktu hingga Maret untuk mencapai kondisi puncak. Saya di sini bukan untuk mengeluh karena tidak dipanggil. Saya tidak jauh dari kondisi terbaik saya. Saya harus bekerja keras."
Balotelli bergabung ke Adana Demirspor pada musim panas ini, dengan mencetak lima gol dari 13 pertandingan di berbagai ajang kompetisi di Turki.
