Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, mengaku kondisi panas kota Roma, Italia tidak akan menganggu performa timnya.
Inggris akan menghadapi Ukraina pada perempat-final Euro 2020 di Stadion Olimpico, Sabtu (3/7) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.
Roma diperkirakan akan bersuhu 24 derajat celcius pada malam hari nanti. Sementara ketika Inggris susah payah kalahkan Kroasia pada 13 Juni lalu, laga dimainkan pada sore hari dengan suhu 29 derajat.
“Saya tidak berpikir laga nanti akan sepanas pertandingan melawan Kroasia,” ucap Southgate dalam sesi temu pers pralaga.
“Tentu saja matahari akan terbenam. Kami akan bermain di malam hari di sini, yang akan memberikan sedikit kelonggaran,” tutur juru taktik berusia 50 tahun itu.
“Kami sudah terbiasa menangani kondisi seperti itu. Hal itu penting untuk menjaga skema dan performa di lapangan,” tambahnya.
Inggris bakal bermain di luar Wembley untuk kali pertama sepanjang turnamen. Pertandingan ini juga akan menjadi satu-satunya laga si Tiga Singa yang digelar di luar Inggris. Maklum, semi-final dan final akan digelar di stadion kebanggaan publik Negeri Ratu Elizabeth tersebut.
Jika lolos ke semi-final, Inggris bakal menghadapi pemenang laga Republik Ceko kontra Denmark yang dilangsungkan sebelumnya di Stadion Olimpiade, Baku, Azerbaijan.




