Marcus Rashford mural vandalised 2021Getty Images

Gagal Penalti, Mural Marcus Rashford Jadi Sasaran Vandalisme

Mural Rashford dirusak dengan grafiti menyusul kekalahan Inggris dari Italia di final Euro 2020, Senin (12/7) dini hari WIB.

Eksekusi Rashford, bersama dengan Jadon Sancho dan Bukayo Saka, gagal dalam kekalahan Inggris 3-2 dalam babak adu tos-tosan. Selepas laga, ketiganya turut menjadi sasaran pelecehan di media sosial.

Perdana Menteri Boris Johnson mengutuk pelecehan rasialis yang ditujukan kepada para pemain. Polisi wilayah Manchester telah melakukan investigasi.

“Kejahatan kebencian dalam bentuk apapun sama sekali tidak dapat diterima, juga di sini, di kota kami,” ucap perwakilan polisi Manchester, Paul Savill.

Karya seni tersebut dilukis oleh seniman jalanan Akse berdasarkan foto Daniel Cheetham. Kreasi ini dibuat dengan bekerja sama dengan Withington Walls, sebuah komunitas proyek seni jalanan.

Kutipan ibu Rahsford sekaligus terpampang dalam mural tersebut, yang berbunyi: "Banggalah mengetahui bahwa perjuangan Anda akan berperan besar dalam tujuan hidup Anda.”

Karya tersebut didesain sebagai pengakuan atas aksi sosial Rashford untuk mengatasi kemiskinan dengan meminta Pemerintah Inggris untuk memperpanjang gerakan pemberian makanan sekolah gratis sepanjang musim panas selama pandemi.

Berkat pilihan sikapnya, penyerang Manchester United itu juga menerima gelar kehormatan MBE atau Member The Most Excellent Order of the British Empire alias gelar tertinggi ketiga yang dianugerahkan pada individu yang dinilai telah memberikan kontribusi positif dalam bidang pekerjaannya.

Iklan