Timnas Indonesia U-23.jpgAurelius Balakosa

Indra Sjafri Inginkan Timnas Indonesia U-23 Lebih Beradab

Pelatih timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri tidak hanya menjadi pemusatan latihan (TC) di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS) Sleman untuk mematangkan skema permainan, tapi juga menambah pengetahuan anak asuhnya agar bermain sesuai aturan.

Dalam sesi latihan kemarin, Indra menyertakan sejumlah wasit untuk memberikan pengarahan kepada pemain dalam menghadapi situasi di atas lapangan. Sesi tersebut tidak digelar terpisah, tapi dilakukan saat internal game.

“Mereka tidak hanya bermain bola, tetapi harus memahami aturan baku dalam sepakbola. Bermain bola itu harus ada rule, bermain yang beradab. Ini sangat penting untuk pemain,” ujar Indra.

“Saat saya minta pemain bertahan, bertahan yang profesional. Jangan ada free kick maupun defense yang ingin mencelakakan lawan. Jadi kami mendatangkan tim wasit untuk memberikan garis besar yang perlu dipahami pemain.”

Dari 30 pemain yang dipanggil mengikuti TC kemarin, dua masih belum bergabung, yakni duo Persebaya, Osvaldo Haay dan Rahmat Irianto. Indra menyatakan, tidak akan melakukan pencoretan pemain.

“Sudah tidak ada lagi eliminasi. Kalaupun ada perubahan, itu karena pemain cedera. Kalau tidak ada yang cedera, tidak akan dicoret. Kalau pemain senior, nanti akan saya lihat lagi. Kalau butuh, ya akan kami panggil,” ucapnya.

Selepas ini, Indra berencana menggelar TC selama dua bulan. Indra menyadari situasi itu tidak ideal, karena di saat bersamaan klub membutuhkan tenaga anak asuhnya di putaran kedua Liga 1 2019. Indra berharap rencana tersebut tidak menemui kendala.

“Harapan saya, mudah-mudahan antara PSSI dan liga [PT Liga Indonesia Baru] sudah oke. Begitu juga untuk klub yang pemainnya masuk dalam TC, karena akan kami adakan TC selama dua bulan untuk SEA Games,” pungkasnya. (gk-18)

Iklan