Ada dua penyerang lokal dan asing yang sulit dihadapi bek Bhayangkara FC Indra Kahfi. Menurutnya, kedua pemain tersebut mempunyai kualitas mumpuni sehingga pergerakannya sulit dihentikan.
Di penyerang asing, Indra mengatakan Marko Simic. Ia menilai pilar Persija Jakarta tersebut memiliki naluri yang tajam dalam mencetak gol dan pintar memaksimalkan setiap peluang yang ada.
Simic pun mendapat penghargaan pencetak gol terbanyak pada Liga 1 musim lalu. Sosok asal Kroasia tersebut mampu 28 kali mencatatkan namanya di papan skor dari 32 penampilannya.
"Striker asing yang sulit untuk dibendung bagi saya adalah Simic. Dia tipe striker pekerja keras dan penempatan posisinya juga bagus sekali," kata Indra.
AntaraSementara untuk striker dalam negeri, Indra menyatakan Boaz Solossa. Bahkan ia tak ragu menyebut penggawa Persipura Jayapura tersebut merupakan penyerang terbaik yang dimiliki Indonesia.




"Kalau striker lokal sudah pasti Boaz Solossa. Pokoknya dia striker lokal terbaik menurut saya," ucap sosok berusia 33 tahun tersebut.
Selama membela Bhayangkara FC prestasi terbaik Indra, terjadi pada 2017. Ketika itu, mantan PSPS Riau tersebut membantu The Guardian, untuk menjadi juara Liga 1.
Setelah mengantarkan Bhayangkara FC, Indra mengalami penurunan performa, karena cedera. Ia lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan klub asal ibu kota tersebut.
