Selebrasi Ezra Walian Indonesia vs Singapura AFF Suzuki Cup 2020Getty Images

Indonesia Vs Thailand: Live Streaming & TV, Prediksi, Susunan Pemain Dan Kabar Terkini

Lompat Ke:

Timnas Indonesia mengawali upaya mengangkat trofi Piala AFF untuk kali pertama dengan menghadapi juara lima kali Thailand. Kemenangan menjadi target skuad Garuda dan The War Elephants untuk meringankan beban di pertemuan kedua pada akhir pekan ini.

Pertarungan antara Indonesia dan Thailand diperkirakan berlangsung menarik. Indonesia menjadi tim paling subur dengan torehan 18 gol. Di lain sisi, Thailand menjadi tim yang sedikit kebobolan, karena gawang mereka baru jebol satu kali.

Walau demikian, tidak mudah bagi Indonesia untuk mengatasi agresivitas Thailand. Meski menjadi tim paling subur, gawang Indonesia menjadi tim yang paling banyak kebobolan di antara empat semi-finalis. Barisan depan pun dituntut harus lebih cerdik untuk membongkar tembok belakang Thailand.

Indonesia mempunyai catatan kurang bagus kala berjumpa Thailand, masing-masing satu imbang dan kekalahan dalam dua pertemuan terakhir di kualifikasi Piala Dunia 2022. Kala di tangah Simon McMenemy, Indonesia disikat 3-0 pada 2019. Namun enam bulan lalu di bawah asuhan Shin Tae-yong, Indonesia bermain imbang 2-2.

Live Streaming Indonesia vs Thailand

Pertandingan leg pertama final Piala AFF 2020 antara Indonesia dan Thailand akan disiarkan di iNews, Rabu (29/12), pukul 19:30 WIB, dan melalui streaming Vidio.

Simak jadwal TV selengkapnya di sini.

Stasiun TV iNews
LIVE streaming Vidio

Kapan Pertandingan Indonesia vs Thailand?

Pertandingan Indonesia vs Thailand
Tanggal Rabu, 29 Desember 2021
Kick-off 19:30 WIB
Stadion National

Prediksi Skuad Indonesia

Indonesia dipastikan tak diperkuat bek sayap Pratama Arhan akibat akumulasi kartu kuning. Sedangkan Rachmat Irianto mendapatkan cedera ringan, sehingga diragukan tampil. Alfeandra Dewangga dan Edo Febriansyah bisa menjadi opsi menggantikan peran Pratama.

Sementara untuk posisi Rachmat, Kadek Agung dan Risky Dwi Febrianto bisa menjadi pilihan. Sementara lini penyerangan dipercayakan kepada trio Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya dan Irfan Jaya. Mereka bakal ditopang Asnawi Mangkualam Bahar dan Witan Sulaeman.

Posisi Perkiraan susunan tim inti Indonesia (3-4-3)
Kiper Nadeo Argawinata
Bek Fachrudin Aryanto, Rizky Ridho, Elkan Baggott
GelandangAsnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, Kadek Agung, Alfeandra Dewangga
Striker Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, Irfan Jaya

Prediksi Skuad Thailand

Seperti halnya Indonesia, Thailand juga kehilangan satu pemain akibat akumulasi kartu, yakni Theerathon Bunmathan. Sedangkan kiper Chatchai Budprom harus mengakhiri turnamen lebih cepat, karena menderita cedera. Suriya Singmui menjadi opsi menggantikan peran Theerathon.

Sementara posisi penjaga gawang akan dipercayakan kepada Siwarak Tedsungnoen yang tampil bagus saat menggantikan Chatchai. Lini depan akan mengandalkan Teerasil Dangda dengan dukungan Thanawat Suengchitthawon, Chanathip Songkrasin, dan Supachok Sarachat.

Posisi Perkiraan susunan tim inti Thailand (4-2-3-1)
Kiper Siwarak Tedsungnoen
Bek Narubadin Weerawatnodom, Manuel Bihr, Kritsada Kaman, Suriya Singmui
Gelandang Phitiwat Sukjitthammakul, Sarach Yooyen; Thanawat Suengchitthawon, Chanathip Songkrasin, Supachok Sarachat
Striker Teerasil Dangda

Preview

Mental akan memegang peranan penting bagi Indonesia untuk mewujudkan ambisi meraih gelar juara pertama kalinya. Hal ini tak lepas dari ekspektasi tinggi publik sepakbola tanah air yang menginginkan Indonesia menjadi kampiun.

Kendati demikian, Shin Tae-yong dan pasukannya tidak merasa terbebani. Pelatih asal Korea Selatan itu menyebutkan, mereka hanya berusaha bekerja keras di atas lapangan untuk mewujudkan ekspektasi itu.

“Tentu saja saya ingin menjadi juara. Tapi mengangkat trofi bukan sesuatu yang hanya diucapkan saja, atau karena Anda menginginkan itu. Menjadi juara bisa diwujudkan jika Anda memperlihatkan performa terbaik. Sejak penyisihan grup, saya sudah menyiapkan mental pemain,” tutur Tae-yong.

Di lain kubu, pelatih Thailand Alexandre Polking tidak ingin melihat sejarah kedua tim. Menurutnya, meski Indonesia mendapat julukan spesialis runner-up setelah gagal lima kali. Polking menilai itu justru menjadi motivasi bagi penggawa Indonesia.

“Saya tahu tentang rekor itu. Tapi saya meyakini, setiap tim yang berlaga di final selalu sangat ingin menang. Justru itu akan membuat mereka mempunyai keinginan lebih besar, karena sudah beberapa kali nyaris juara. Tapi kami juga ingin juara dengan mengalahkan mereka,” beber Polking.

Pria yang akrab disapa Mano ini mengatakan, meski anak asuhnya mengalami kelelahan akibat jadwal padat turnamen, dan mempunyai waktu recovery lebih singkat dibandingkan Indonesia, motivasi menjadi juara sangat tinggi.

Prediksi: Indonesia 1-1 Thailand

Iklan
0