Pertandingan kandang timnas Indonesia kala menjamu Uni Emirat Arab (UEA) pada 13 Oktober dalam lanjutan Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 masih menjadi tanda tanya setelah tidak terdapat di jadwal yang dirilis konfederasi sepakbola Asia (AFC).
Lanjutan kualifikasi memang sudah dipastikan berlangsung pada Oktober dan November. Pada bagian jadwal dan klasemen di laman resminya, AFC telah menampilkan jadwal terbaru dari pertandingan yang sempat mengalami penundaan di Maret dan Juni.
Dari susunan jadwal itu, laga tandang timnas senior ke Thailand dan Vietnam terlihat diagendakan berlangsung pada 8 Oktober dan 12 November. Namun hingga, Selasa (9/6) dinihari WIB, duel kandang melawan UEA sama sekali tidak terlihat.
Hal itu berbeda dengan empat negara lainnya di Grup G. Laga kandang Vietnam, Malaysia, Thailand, dan UEA terlihat sesuai dengan jadwal. Sedangkan pertandingan 13 Oktober hanya menunjukkan duel Malaysia kontra Vietnam.
GoalTidak adanya jadwal pertandingan timnas senior itu kemungkinan disebabkan belum pastinya perizinan untuk menggelar laga yang bisa mengundang massa dalam jumlah besar. PSSI sepertinya masih menunggu perkembangan terakhir mengenai penyebaran virus Corona di tanah air.
AFC sebelumnya sudah menyebutkan jadwal bisa saja berubah tergantung kepada permintaan masing-masing federasi, karena mengikuti kebijakan pemerintah setempat. AFC siap memberikan bantuan pengarahan mengenai kemungkinan adanya perubahan jadwal.
Sementara itu, pelatih timnas senior Shin Tae-yong mengaku masih menunggu perkembangan pandemi virus Corona di Indonesia dan Korea Selatan sebelum memimpin latihan anak asuhnya secara langsung di lapangan.
Goal IndonesiaTae-yong hingga kini masih berada di Korsel. Begitu juga dengan empat asistennya, yakni Kim Hae-woon, Kim Woo-jae, Gong Oh-kyun, dan Lee Jae-hong.
“PSSI mengatakan, jika pandemi virus Corona sudah stabil di Indonesia dan Korsel, mereka akan memanggil kami. Saat ini semua dalam kondisi sehat di Korsel,” ujar Tae-yong diwartakan kantor berita Yonhap.
Saat ini Tae-yong masih memimpin pemusatan latihan (TC) timnas U-19 secara virtual. TC tersebut bertujuan menjaga kebugaran pemain agar tidak terlalu menurun akibat minim latihan di lapangan maupun bertanding.
“Walaupun dari jarak jauh, kami berusaha terus untuk meningkatkan kemampuan pemain melalui latihan di rumah, serta memeriksa kondisi dan kebugaran mereka,” imbuh mantan pelatih timnas Korsel ini.
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!
