Bintang muda Brescia Sandro Tonali, disebut mantan pemain timnas Italia Federico Balzaretti telah siap memperkuat tim-tim besar.
Tampil impresif untuk Brescia, gelandang muda italia ini telah menarik perhatian tim besar seperti Juventus, Inter Milan, Manchester United, Manchester City dan Barcelona.
Baru berusia 20, penampilannya sering dibandingkan dengan legenda Italia Andrea Pirlo dan diprediksi bakal merapat ke Bianconeri atau Nerazzurri di akhir musim nanti.
Saat diwaancara Stats Perform News, Balzaretti mengeluarkan pujian spesial untuk Tonali.
"Ketika pertama kali melihat Tonali beraksi, umpannya luar biasa," ujar mantan bek Torino, Palermo, Juve, Fiorentina dan Roma tersebut.
"Dia punya ide jelas saat mengumpan atau bergerak secara vertikal. Dia berbeda dengan Pirlo tetapi cocok bermain dengannya. Pasti hebat dan bisa menjalin kerjasama bagus karena Tonali punya fisik yang lebih baik dari Pirlo."
"Keunggulan Pirlo terletak di visi permainannya. Dia sanggup tampil di bawah tekanan hebat dan punya pemahaman yang lebih baik dibandingkan pemain lainnya. Tonali belum punya itu."
"Tetapi tentu saja Tonali adalah karakter hebat. Statistik bertahannya sangat tinggi. Ketika Anda melihatnya bermain selama 10-15 menit, Anda bisa mengatakan dia bakal jadi andalan timnas dalam 15 tahun ke depan."
"Itu impresif. Saya melihat aksinya tiga tahun lalu, dia masih sangat muda tetapi luar biasa. Dia sudah siap membela tim besar di Eropa. Mungkin Juventus, Inter, Bayern Munich, Chelsea, saya tidak tahu dan itu tidak penting."
"Tonali siap melangkah ke level berikutnya."
Tonali adalah masa depan sepakbola Italia bersama bintang Roma Nicolo Zaniolo yang gemilang di ibu kota Italia dari Inter.
Sang gelandang serang sekarang sedang memulihkan diri dari cedera robek otot ligamen dan juga digosipkan bakal meninggalkan Giallorossi.
Kembali ke Inter adalah salah satu opsi dan Roma bisa dengan terpaksa berpisah dengan aset berharganya karena situasi finansial.
"Sangat penting untuk menahan kepergian pemain terbaik," kata Balzaretti yang menghabiskan tiga tahun bersama Roma sebelum pensiun pada 2015.
"Tetapi ada faktor finansial yang terkadang lebih penting jika Anda terlilit utang. Anda harus menjual, manajemen terkadang enggan melakukannya tetapi tidak ada pilihan lain."
"Ketika harus menjual, tawaran akan datang pada pemain terbaik. Klub tidak bodoh. Mereka tidak akan membeli pemain terburuk, mereka ingin pemain terbaik. Terkadang penjualan harus dilakukan."
"Masalahnya adalah bukan soal menjual, tetapi klub harus memiliki keseimbangan finansial yang baik. Klub harus stabil. Anda tidak perlu menjual pemain seperti Zaniolo atau lainnya, bagi saya inilah yang harus menjadi tujuan tim."
"Tetapi ketika finansial memperlihatkan kekurangan €100 juta, maka penjualan harus dilakukan atau FIFA akan membunuh Anda."
