Gelandang Manchester City Ilkay Gundogan mengungkapkan perkembangan masa depannya bersama The Citizen, dan mengakui hingga kini belum ada kesepakatan di antara kedua belah pihak.
Masa depan Gundogan hingga kini memang masih menjadi tanda tanya, mengingat kontrak pemain timnas Jerman ini tinggal menyisakan dua bulan. Manajer Pep Guardiola ingin mempertahankan Gundogan yang telah menjadi bagian dari tim besutannya selama tujuh tahun.
Kendati demikian, Guardiola bersiap mencari pengganti bila Gundogan tidak menemui kesepakatan dengan manajemen. Apalagi Barcelona sudah menyatakan keinginan mereka mendatangkan sang pemain beberapa bulan lalu dengan status bebas transfer.
“Kami telah bersama selama tujuh tahun. Sungguh luar biasa, kami telah memenangkan banyak hal bersama, dan mendengar hal-hal seperti itu tentu saja membuat saya gembira, dan tersenyum. Saya menghargai apa yang telah saya lakukan dalam tujuh tahun terakhir ini,” tutur Gundogan dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman Manchester Evening News.
“Masih ada pembicaraan. Itu normal, karena hanya beberapa bulan tersisa. Tetapi tanpa terlalu banyak detail, belum ada keputusan dari pihak saya, atau klub, sehingga pembicaraan terus berlanjut. Jika ada keputusan, kalian akan menjadi orang pertama yang tahu.”
Musim ini menjadi kesempatan emas bagi City untuk mengangkat trofi Liga Champions. Jika terwujud, itu untuk kali pertama Gundogan bisa mendapatkan gelar di turnamen antarklub bergengsi di Eropa tersebut setelah nyaris merealisasikannya saat bersama Borussia Dortmund pada musim 2012/13 dan City di 2020/21.
“Semakin jauh Anda masuk ke dalam kompetisi, semakin besar rasa lapar untuk memenangkannya,” ucap Gundogan.
“Saya nyaris mendapatkannya di Dortmund pada 2013. Sebagian besar skuad [di City] juga sudah hampir dekat [menjadi juara] dua tahun lalu. Itu meningkatkan keinginan untuk kembali ke final, dan memenangkan piala.”
City diprediksi bakal melaju ke semi-final setelah mencatat kemenangan meyakinkan atas Bayern Munich di leg pertama perempat-final. Jika mampu mempertahankan keunggulan itu di leg kedua, Kamis (20/4) dini hari WIB, mereka kemungkinan besar bertemu Real Madrid di semi-final.
