OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter
Ilkay Gundogan sempat khawatir mengalami cedera lagi setelah mengaku adanya kram pada kakinya saat tampil membela Manchester City kontra Wolverhampton Wanderers di Piala Liga Inggris.
Gelandang asal Jerman itu turun sejak awal saat The Citizens dipaksa bermain tanpa gol selama 120 menit, sebelum akhirnya menang 4-1 melalui drama adu penalti dengan Claudio Bravo muncul sebagai pahlawan.
Gundogan bergabung dengan City dari Borussia Dortmudn pada 2016 lalu, namun musim debutnya di Inggris dalam kampanye 2016/17 kemarin diganggu oleh cedera ligamen yang dialaminya sejak Desember lalu.
Setelah sembuh di awal musim ini, kondisi fisiknya sempat mengalami kemunduran ketika berlaga di babak ketiga Piala Liga, saat City menang 2-1 atas West Bromwich Albion hingga membuatnya sejauh in hanya sebatas menjadi pemain pengganti baik di Liga Primer maupun Liga Champions.
Manchester City Ungkap Kondisi Ilkay Gundogan
"Sepuluh menit terakhir [lawan Wolves] sangatlah sulit bagi saya," ungkap sang pemain berusia 27 tahun itu melalui laman resmi klub. "Beruntungnya, itu tak terlihat buruk. Saya tidak berpikir ada yang tertarik pada kaki saya.""Saat itu terasa seperti datang dari nol ke ratusan - 110 menit yang bisa saya atasi dengan cara baik, tapi 10 menit terakhir, kaki saya terasa kram di seluruh bagian, terutama pada bagian kunci paha."
"Juga saya merasa sedikit takut ketika harus berlari. Saya tak ingin meninggalkan lapangan dan membiarkan tim bermain dengan kekurangan satu pemain, tapi memang dalam 10 menit terakhir saya tak bisa memainkan bagian yang penting dalam permainan."
"Normalnya saya juga akan menjadi penendang penalti, tapi waktu itu saya takut ketika melakukan tendangan maka sesuatu yang buruk akan terjadi," tukas Gundogan.Cedera memang menjadi masalah utama dalam karier Gundogan yang harus menjalani rehabilitasi cedera lutut saat awal bergabung dengan City. Musim 2013/14 memiliki kenangan buruk baginya, kala cedera saat bersama Dortmund membunuh mimpinya tampil di Piala Dunia 2014 bersama Jerman.


