Ujung tombak Bali United Ilija Spasojevic menegaskan, ia tidak segan untuk membuat kepala sahabatnya, striker Persija Jakarta Marko Simic, keluar lapangan dengan kepala tertunduk saat kedua tim bentrok di Stadion Dipta Gianyar, Jumat (31/5) malam WIB.
Spasojevic mengatakan, penggawa Bali United berada dalam motivasi tinggi menatap laga ini. Spasojevic bertekad membantu Serdadu Tridatu meraih angka penuh, meski harus berhadapan dengan Simic.
“Persiapan kami selalu maksimal. Apalagi kami akan menghadapi tim juara bertahan. Semua tahu Persija adalah tim luar biasa dengan materi pemain dan pelatih yang bagus. Tapi kami siap berjuang, dan saya pribadi optimis bisa meraih kemenangan,” tegas Spaso dilansir laman resmi klub.
“Saya dan Simic berteman baik saat di luar lapangan. Tapi ketika di lapangan, saya anggap dia dan pemain Persija lainnya adalah musuh. Setelah pertandingan, kami akan kembali sebagai teman.”
Meski menganggap Ivan Kolev sebagai pelatih bagus, Spaso tidak memiliki gambaran karakter permainan calon lawan di bawah asuhan pria asal Bulgaria itu.
“Mengenai coach Ivan Kolev, saya tidak tahu, karena belum pernah bekerjasama dengan beliau. Jadi saya tidak terlalu berpikir tentang kekuatan Persija di tangan Kolev. Saya hanya fokus dengan tim Bali United untuk bisa meraih kemenangan,” tandas Spaso.

