OLEH FARABI FIRDAUSY
Ilija Spasojević sangat menikmati suasana dalam pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-23, di bawah arahan pelatih Luis Milla. Spaso jadi salah satu kandidat pemain senior untuk mengisi skuat Garuda Muda, pada Asian Games 2018 nanti.
Bomber Bali United berusia 30 tahun itu menilai suasana bersama timnas sangat jauh berbeda dengan klub. Spaso yang bisa berbahasa Spanyol juga kerap membantu pemain muda yang kurang memahami instruksi Milla.
"Ya tentu saja saya bantu, mereka bertanya sama saya juga tidak masalah. Kalau mereka mengerti pasti mereka akan bantu saya jika saya tidak mengerti, jadi kami pemain saling bantu," ucap eks Bhayangkara FC tersebut.
"Kekeluargaan di sini sangat luar biasa. Tapi biasanya mereka juga mengerti karena di sini bahasa sepakbola, tapi kalau ada kesulitan saya bantu supaya jelas," sambung pria berdarah Montenegro itu.
Selain Spaso, pemain senior lain yang mendapat panggilan pada TC Februari ini antara lain Andritany Ardhiyasa, Ridho Djazulie dan Nelson Alom. Berkumpul dengan para pemain junior pun rupanya membuat Spaso merasa lebih muda.
"Saya sangat menikmati di sini, saya tidak pernah merasa seperti tua karena kita di sini semua sama. Mereka membuat saya merasa muda lagi. Jadi saya sangat senang karena ini semua orang baik, mau belajar dan banyak sesuatu yang bisa dinikmati. Cari makan, minum setelah latihan misalnya."
