Berita Live Scores
Liga Primer

IFAB: Liga Primer Inggris Keliru Dalam Terapkan VAR

05.12 WIB 01/01/20
VAR Anfield 2019-20
Badan kepengurusan yang menetapkan aturan sepakbola itu memastikan tidak akan ada perubahan regulasi dalam waktu dekat termasuk VAR.

Liga Primer Inggris dinilai menerapkan sistem Video Assistant Referee (VAR) secara kurang tepat dengan menggunakannya untuk menyoroti offside tipis yang membuat pertandingan terhenti cukup lama, menurut badan kepengurusan pembuat aturan sepakbola.

International Football Association Board (IFAB) memastikan bahwa tidak akan ada perubahan dalam regulasi dan aturan sepakbola untuk waktu yang dekat menyusul kontroversi yang terjadi pada kasta tertinggi sepakbola Inggris.

Lima gol dianulir dalam sepuluh pertandingan pamungkas tahun 2019, dengan Crystal Palace, Brighton & Hove Albion, Wolverhampton Wanderers, Norwich City dan Sheffield United berada dalam sisi yang salah saat keputusan diambil.

Pemain, manajer dan fans merasa frustrasi dengan keinginan untuk mengubah aturan mulai menyebar, tetapi IFAB menyatakan akan menghubungi pihak kompetisi untuk mengingatkan aturan dasar VAR.

IFAB menilai pendekatan Liga Primer Inggris dalam menggunakan sistem untuk menemukan offside yang tipis - dengan beberapa gol dibatalkan karena jari kaki dan lain-lain - adalah hal yang berbanding terbalik dengan niat penggunaan VAR.

"Jelas dan kentara masih tetap jadi prinsip penting. Seharusnya tidak ada waktu banyak terbuang untuk menemukan sesuatu yang marginal," ujar Lukas Brud, sekjen IFAB, kepada Asosiai Press.

"Jika sesuatu tidak kentara dalam pandangan pertama, maka itu tidak jelas dan seharusnya tidak dipertimbangkan. Melihat satu sudut pandang kamera adalah salah satu hal tetapi melihat 15 kamera, berusaha menemukan sesuatu yang secara potensial tidak ada apa-apa di sana, itu bukan ide dari prinsip VAR. Semua harus jelas dan kentara."

VAR disetujui oleh Liga Primer Inggris pada November 2018 silam dan telah diterapkan sejak awal musim 2019/20 ini.