Borneo FC menyambut kompetisi musim 2021 dengan selalu menyertakan tajuk 'Ke7utan' pada setiap konten mereka. Hal tersebut tentu punya maksud, sekaligus kampanye mereka untuk menyambut tahun ketujuh berdiri.
Tepat di hari jadi mereka yang ketujuh, Borneo akhirnya mengenalkan kejutan yang mereka maksud. Klub asal Samarinda itu memperbaharui logi mereka, yang mengertakan berbagai elemen penting dari klub itu sendiri.
"Yakni tim sepakbola profesional, pendukung fanatik, dan Kota Samarinda. Ketiga unsur ini akan diwujudkan dalam satu bentuk. Melalui logo baru yang dibuat dengan pemikiran panjang dan kerja keras," tulis Borneo dalam situs mereka.
Sebagai salah satu klub yang selalu berkompetisi di kasta atas sejak mereka promosi, Borneo cukup rutin mencetak pemain masa depan. Hal itu menjadi salah satu prinsip dari klub berjuluk Pesut Etam tersebut.
Borneo FCTidak sedikir pemain asal daerah mereka, atau bahkan luar Samarinda, yang merekah bersama Borneo hingga mampu menembus level timnas Indonesia. Di tahun ketujuh ini, Borneo berharap mampu meraih prestasi kembali, diawali dengan turnamen pramusim Piala Menpora 2021.
"Ulang tahun ketujuh dan logo baru ini menjadi penanda bagi Borneo FC Samarinda untuk semakin berkembang lebih pesat," ungkap Nabil Husein selaku presiden klub.
"Dan tentunya, menjadikan Samarinda lebih dikenal sebagai kota yang mampu melahirkan pemain muda untuk diorbitkan, hingga fasilitas yang mumpuni. Borneo FC adalah milik masyarakat Samarinda secara menyeluruh, tanpa memandang dari mana dan siapa," tegasnya.
Dari yang awalnya lekat dengan warna oranye, Borneo membuat logo barunya didominasi warna merah marun. Mereka menghilangkan kata 'football club' di dalam logo, dan yang paling menarik adalah gambar seekor pesut dengan ekspresi yang marah.
Tentang Logo Baru Borneo FC
- LOGO BERBENTUK PERISAI; Perbedaan adat-istiadat dari Pulau Kalimatan begitu sangat luas. Oleh sebab itu, sebagai klub sepakbola yang berasal dari tanah Kalimantan, Borneo FC Samarinda dengan bangga memakai perisai berukiran Dayak sebagai bentuk kebanggaan akan tanah leluhur.
- DOMINAN BERWARNA MERAH MARUN; Warna merah marun adalah warna favorit dari Nabil Husien Said Amin. Merah marun berasal dari perpaduan tiga warna, yakni warna kuning (harapan), biru (kedamaian) dan merah (gagah berani).
- BORNEO SAMARINDA; Dalam logo berbentuk perisai ini, tidak ada tambahan Football Club. Ini bermakna luas, sekaligus penegasan bahwa Borneo Samarinda kedepan bukan hanya sebagai klub sepakbola. Namun dirancang sebagai klub-klub profesional di semua bidang olahraga bergengsi.
- Tulisan BORNEO berwarna putih dan abu-abu; kedua warna tersebut bermakna kemurnian (putih) dan keabadian (abu-abu). Sehingga pemilihan warna itu di diharapkan bisa benar-benar abadi dalam kemurnian.
- Tulisan SAMARINDA berwarna oranye atau jingga; sebagai klub sepakbola yang berkembang di kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Warna oranye merupakan warna kebesaran Kota Tepian. Selaras dengan itu, warna oranye juga mengambarkan jiwa kreativitas yang tinggi. Gambaran itu berbanding lurus dengan keinginan Pesut Etam menjadi klub modern yang haus akan kemakmuran.
- PESUT MARAH; Sebagai hewan mamalia air tawar di perairan Sungai Mahakam, Pesut Mahakam merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan. Ekspresi marah Pesut Mahakam dalam logo, sebagai tanda bahaya kepada musuh. Datang, Lawan, Menang!


