Zlatan Ibrahimovic abadi sama seperti Cristiano Ronaldo, menurut mantan manajer mereka, Carlo Ancelotti.
Ibrahimovic, 39, mampu memimpin daftar topskor Serie A musim ini dan Ronaldo, 35, membuntutinya di urutan kedua, dengan performa Ibra memang sangat ditunggu-tunggu untuk bisa menjadi pemicu kebangkitan AC Milan yang sudah lama terpuruk.
Ancelotti mengaku bahwa dirinya menyangka karier Ibrahimovic akan mencapai titik akhir ketika pindah ke Major League Soccer (MLS) untuk memperkuat LA Galaxy pada 2018, namun sejak saat itu ia terus bersinar, mencetak 53 gol dalam 58 pertandingan di Amerika Serikat (AS) dan kini mengoleksi 20 gol dari 29 laga di Italia.
"Ketika Ibra pergi untuk bermain di Amerika saya pikir itu adalah perpisahan terakhir," ujar Ancelotti, yang kini menukangi Everton, kepada Sport Mediaset.
"Sebaliknya, ia mencetak gol di banyak pertandingan. Sekarang ia kembali ke Italia, saya pikir itu adalah akhir dan, sekali lagi, ia mencetak gol setiap akhir pekan. Tanyakan padanya apakah saya menginginkannya [ketika menjadi pelatih] di Napoli."
"Ia abadi, seperti Cristiano Ronaldo. Terus bermain itu mudah, tapi mereka tidak sekadar bermain, mereka selalu mencetak gol dan itu tidaklah mudah."
"Tidak pernah terjadi bahwa saya meminta Cristiano untuk tidak bermain karena ia adalah pemain yang lebih baik dari yang lain. Anda tidak perlu menjadi ilmuwan untuk memahaminya."
Gol-gol Ibrahimovic membantu Milan memuncaki klasemen sementara Serie A musim ini, unggul dua poin atas Sassuolo dan empat atas juara bertahan Juventus.
Meski performanya bagus, Ancelotti menilai masih ada sesuatu yang hilang dari skuad Rossoneri jika dibandingkan dengan para pesaing juara yang lainnya.
"Mereka mendapatkan hasil-hasil yang bagus tapi saya pikir Rossoneri masih kekurangan sesuatu untuk bisa berada di level Juventus dan Inter Milan," kata Ancelotti.
"Namun, jangan lupa ini adalah musim yang aneh di mana pun di belahan Eropa, saya melihat beberapa hasil yang cukup mengejutkan. Beberapa pemimpin klasemen liga tidak bisa diprediksi di awal musim. Segalanya bisa terjadi."




