ibrahimovic-milan(C)Getty Images

Zlatan Ibrahimovic Bisa 'Hajar' Pemain AC Milan Yang Malas-Malasan

Kedatangan Zlatan Ibrahimovic bisa berdampak bagus bagi mental para penggawa AC Milan, demikian keyakinan Adriano Galliani selaku eks CEO.

Ibrahimovic resmi kembali memperkuat Rossoneri setelah tujuh tahun meninggalkan San Siro, meneken kontrak enam bulan plus opsi perpenjangan hingga musim 2020/21.

Meski kini berusia 38 tahun, kualitas Ibrahimovic tetap diyakini akan mampu mendongkrak mental Milan yang tengah terpuruk pada putaran pertama Serie A musim ini.

Kekalahan telak 5-0 di markas Atalanta, Minggu (22/12), kian membuat Milan berada pada periode kelam, yang harus tercecer di urutan ke-11 klasemen sementara.

Menurut Galliani, kharisma legenda hidup Swedia yang pernah memperkuat Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona, Paris Saint-Germain, Manchester United hingga LA Galaxy itu akan membuat para pemain lainnya mengikuti etos kerjanya karena tidak suka melihat suasana ruang ganti yang malas-malasan.

"Zlatan memiliki kekuatan moral, kharisma, tekad yang akan selalu ia tentukan. Selama 31 tahun memimpin Milan, saya belum pernah melihat seorang pemain mendorong pemain lainnya ke tembok karena tidak berusaha cukup keras," ungkap Galliani kepada Gazzetta dello Sport.

"Saya pernah melihat beberapa adu argumen sebelumnya, namun tidak ada seseorang yang secara harfiah didorong ke tembok. Ibra seperti itu, dan akan melakukannya lagi jika ia melihat rekan satu timnya tidak berlatih keras."

"Zlatan akan membawa angin segar. Secara teknis ia bisa membuat perbedaan. Ia memiliki fisik yang mengerikan, tapi dalam 15 hari ia akan berada dalam kondisi terbaik, dan ia akan menjadi sosok penting di dalam dan luar lapangan."

Iklan
0