Hugo Lloris yakin rekannya di tim nasional Prancis, Paul Pogba, menunjukkan kepemimpinan yang kuat dalam pertandingan imbang 0-0 lawan Portugal, Senin (12/10) dini hari WIB.
Setelah berjuang dengan cedera, bintang Manchester United itu kembali ke skuad Les Bleus setelah hampir satu tahun absen dan tidak butuh waktu yang lama untuk menunjukkan aksinya lagi.
Starter bersama N'Golo Kante dan Adrien Rabiot di lini tengah, Pogba bermain penuh selama 90 menit dan ia melepaskan tiga tembakan.
Lloris menyukai permainan Pogba, yang terasa kehdirannya di lapangan dan menginspirasi rekan-rekannya yang lain.
"Sangat hadir, ia menginginkan bola. Ia memberikan suaranya. Ia adalah seorang pemimpin, dan kami merasakannya. Setelah absen satu tahun, kami merasakan dia di kedua kaki. Tapi, ia baik-baik saja," ujar Lloris kepada M6 tentang Pogba.
Tentang pertandingan itu sendiri, kiper Tottenham Hotspur itu menambahkan: "Ada lawan yang berkualitas tinggi di depan. Di babak kedua, kami bermain lebih tinggi dan ada lebih banyak aktivitas."
"Di babak pertama, ada kecenderungan untuk mundur, mungkin karena ketakutan. Setelah itu, ada kualitas di sisi yang lain. Semua orang memiliki periodenya."
"Dalam 30 meter terakhir, kami kurang tajam. Kami lebih suka menang, tapi ini adalah performa yang solid."
Rabiot, gelandang Paris Saint-Germain yang bermain bareng Pogba di lini tengah Prancis, yakin masalah utama lawan Portugal adalah kurangnya kebebasan dalam menyerang.
"Ada kepuasan, dan kekecewaan juga karena kami bisa melakukan yang lebih baik," ujar Rabiot kepada L'Equipe TV.
"Secara defensif, kami solid, tapi secara ofensif, kami bermain dengan rem. Kami tidak [bermain] lepas sepenunya. Di babak kedua, kami memiliki lebih banyak kendali dan kami seharusnya lebih mendukung."
"Saya merasa dalam kondisi yang bagus. Saya terlambat tiba di grup. Pelatih mengatakan kepada saya bahwa saya akan bermain, dan merasa dalam kondisi yang bagus. Saya percaya diri. Saya berusaha memberikan [penampilan] yang maksimal. Secara pribadi, saya senang. Kami akan berusaha untuk cepat maju."
