Hugo Lloris mengatakan hati Thierry Henry terbelah ketika Prancis bertemu Belgia di semi-final Piala Dunia 2018.
Henry saat ini menjabat sebagai asisten pelatih Belgia dan harus dihadapkan pada kenyataan menghadapi Prancis yang merupakan negara asalnya.
Loyalitas sang legenda Les Bleus tengah diuji, dengan Belgia mengusung ambisi lolos ke final turnamen untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Sebagai mantan rekan setim di tim nasional, Lloris memahami perasaan yang dihadapi Henry jelang laga yang berlangsung di Saint Petersburg, Rabu (11/7) dini hari WIB.
"Saya cukup beruntung pernah bermain bersamanya selama dua tahun di skuat Prancis, ia pemain yang hebat," ungkap sang kapten Prancis.
"Benar akan sedikit aneh untuk melihatnya bersama Belgia, tapi itu adalah kariernya dan itu adalah caranya bejalar menjalani karier masa depan."
"Saya pikit hatinya akan terbelah karena ia tetap seorang Prancis. Tapi kami mengenalnya, ia punya gairah besar untuk sepakbola dan ia akan bersama penggawa Belgia, memberikan totalitas untuk membantu mereka."
Henry merupakan bagian dari skuat Prancis yang sukses mengangkat trofi Piala Dunia 1998 dan Euro dua tahun setelahnya.

