Negosiasi klub Al Ahli Arab Saudi dengan pelatih asal Spanyol, Xavi Hernandez, memasuki fase penentuan setelah manajemen klub memberikan tenggat waktu terakhir kepada mantan pelatih Barcelona itu untuk menjawab tawaran resmi yang diajukan kepadanya guna menangani tim, di tengah semakin dekatnya pelatih asal Jerman, Matthias Jaissle, dengan petualangan baru di Liga Premier Inggris bersama Newcastle United.
Surat kabar "Al Riyadiyah" Arab Saudi mengungkapkan bahwa manajemen Al Ahli memberi Xavi Hernandez waktu 48 jam untuk menjawab tawaran resmi mereka, setelah pelatih Spanyol itu menjadi kandidat utama untuk menggantikan Matthias Jaissle.
Surat kabar tersebut menambahkan bahwa pada saat yang sama para pejabat klub terus bernegosiasi dengan sejumlah pelatih lain, sebagai antisipasi jika Xavi menolak untuk menerima tugas tersebut, dengan adanya kecenderungan yang jelas di dalam manajemen untuk merekrut pelatih yang memiliki pengalaman sebelumnya di Liga Arab Saudi atau di salah satu liga kawasan.
Dalam konteks yang sama, surat kabar itu mengisyaratkan bahwa perusahaan klub Al Ahli menunggu datangnya surat pengunduran diri tertulis dari pelatih asal Jerman, Matthias Jaissle, dalam beberapa jam mendatang, sebagai persiapan untuk menyelesaikan proses kepergiannya secara resmi.
Di sisi lain, jaringan "Sky Sports" Inggris menyampaikan bahwa klub Al Ahli akan memperoleh sekitar 11 juta euro dari klub Newcastle United sebagai imbalan atas pemutusan keterikatan Jaissle dengan klub Arab Saudi tersebut.
Jaringan itu menambahkan bahwa pelatih Jerman tersebut akan menandatangani kontrak berdurasi empat musim dengan Newcastle, setelah dipilih untuk menggantikan pelatih asal Inggris, Eddie Howe, dalam memimpin tim.
3 nama di meja Al Ahli
Sebelumnya "Al Riyadiyah" telah mengungkapkan bahwa daftar kandidat untuk melatih Al Ahli mengerucut menjadi tiga nama, yaitu Xavi Hernandez asal Spanyol, Nuno Santo asal Portugal, dan rekan senegaranya, Vitor Pereira, sebelum Xavi memimpin bursa pencalonan dalam beberapa jam terakhir.
Xavi Hernandez memulai karier kepelatihannya bersama klub Al Sadd Qatar pada tahun 2019, di mana ia meraih tujuh gelar domestik bersama tim tersebut, sebelum menangani Barcelona pada November 2021.
Pelatih Spanyol itu membawa tim Catalan merebut kembali gelar La Liga, di samping meraih gelar Piala Super Spanyol pada musim 2022-2023, sehingga menegaskan posisinya sebagai salah satu pelatih muda paling menonjol di kancah Eropa.
