Hina Reporter Wanita, Maurizio Sarri Minta Maaf

Komentar()
Getty Images
Sang pelatih Napoli dianggap merendahkan martabat seorang reporter wanita saat timnya ditahan imbang Inter pada pekan lalu.

OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter

Maurizio Sarri mendapat masalah serius setelah salah satu ucapannya selepas Napoli ditahan imbang tanpa gol oleh Inter Milan dalam lanjutan Serie A Italia pekan lalu dinilai merendahkan martabar seorang reporter wanita.

Hasil imbang di Giuseppe Meazza tersebut membuat Napoli gagal menggusur Juventus di puncak klasemen dengan kini tertinggal satu poin, padahal rival mereka dalam perburuan Scudetto musim ini masih memiliki tabungan satu laga.

Selepas pertandingan, sang pelatih berusia 59 tahun tampak tak bisa mengendalikan emosinya terutama ketika mendapat pertanyaan dari Titti Improta soal semakin sulitnya peluang mengejar Juventus.

Dengan baya-bayang hasil kurang memuaskan saat menghadapi Inter, Sarri pun menjawab dengan komentar pedas: "Anda seorang wanita, Anda cantik, atas dua alasan tersebut maka saya tak akan menyuruh Anda untuk berhanti bicara."

Sarri kemudian tampak tertawa setelah mengucapkan komentar tersebut, meski dilaporkan pelatih yang kabarnya menjadi incaran Chelsea untuk menggantikan Antonio Conte itu meminta maaf kepada sang reporter.

Hanya saja, sikap Sarri tersebut dipertanyakan oleh Ottavio Lucarelli selaku pimpinan wartawan lokal Italia, yang menyebut tindakan itu sebagai aksi yang merendahkan martabat seorang wanita.

"Itu sebuah tindakan seksism dan tak bisa diterima," kecam Lucarelli. "Sari sudah meminta maaf, tapi respons yang diberikannya secara serius tidak hanya menggaris bawahi bahasa kasar yang tidak ditujukan kepada wanita tapi juga pers."

"Kami solid mendukung kolega kami, Titti Improta, sekretaris Order of Campania dan presiden dari Komite Persamaan Hak di Italia, yang menerima banyak pesan dukungan dari seluruh masyarakat Italia saat ini."

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Dua tahun lalu, Sarri pernah mendapat denda sebesar €20,000 dan larangan mendampingi tim sebanyak dua laga di Coppa Italia karena menyerang pelatih lawan dengan menggunakan kata-kata yang bermuatan homofobia.

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Timnas Indonesia U-16 Juara Turnamen Jenesys 2018
2. Petinggi Juventus Serang Balik Mauricio Pochettino
3. Alasan Bhayangkara FC Tolak Ajakan Persib Bandung
4. Perkenalkan Christopher Nkunku, Talenta PSG Pengganti Neymar
5. David Maulana Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Turnamen Jenesys 2018

 

Tutup