Conte Inter Atalanta Serie AGetty

Hina Juventus, Inter Milan & Antonio Conte Kena Denda

Federasi Sepakbola Italia (FIGC) menjatuhkan sanksi berupa denda kepada Inter Milan dan pelatih mereka, Antonio Conte buntut insiden dengan Juventus.

Dalam pertandingan pada Februari lalu, Conte tampak marah kepada jajaran petinggi Juventus saat hendak memasuki ruang ganti di Allianz Stadium.

Saat itu merupakan pertemuan leg kedua semi-final Coppa Italia di Turin, Inter gagal lolos karena secara agregat kalah 2-1 pada pertemuan pertama di kandang sendiri.

Conte tiba-tiba meluapkan emosinya setelah pertandingan berakhir, bahkan terekam kamera mengacungkan jari tengahnya ke beberapa petinggi Juventus yang berada di tribune stadion termasuk presiden  Andrea Agnelli.

FIGC lantas menyelidiki kejadian tersebut dan Rabu (19/5) kemarin mereka memutuskan untuk mendenda Conte dan juga klubnya, Inter masing-masing sebesar €2.000.

Conte sendiri sudah meminta maaf atas insiden tersebut selepas pertandingan, namun menegaskan dirinya bersikap demikian lantaran merasa terprovokasi.

"Saya maunya hanya membicarakan sepakbola saja saat konferensi pers, jadi saya akan mengatakan ini sebelum kita mulai," ujar Conte dilansir Football Italia.

"Saya di sini untuk minta maaf, karena saya bereaksi dengan cara yang salah ketika dihina. Saya seharusnya bisa bereaksi secara berbeda dan caranya akan lebih positif."

"Saya menyesal dan saya akan belajar dari insiden ini untuk masa depan. Hinaan dan provokasi seharusnya tidak menjadi alasan, karena saya tetap tidak seharusnya merespons seperti itu," lanjut mantan pelatih Juventus dan Chelsea itu.

"Semua orang melihat apa yang terjadi di Juventus Stadium, itu penting untuk saya. Bagaimana pun, kami sebagai pelatih, pemain dan presiden-presiden klub semestinya menjadi contoh dan untuk itu saya seharusnya bereaksi terhadap hinaan da provokasi secara berbeda, mungkin dengan jempol atau tepuk tangan untuk menunjukkan saya bisa mendengar apa yang dikatakan, tapi seharusnya responsnya bisa lebih positif."

"Meski pun demikian, sekarang kita seharusnya berkonsentrasi pada pertandingan. Orang-orang mau membicarakan sepakbola, bukannya gosip," tutup Conte.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0