Menurut kapten Hertha Berlin Dedryck Boyata, Max Kruse adalah sosok yang wajib diawasi di kubu Union Berlin saat kedua kubu bentrok dalam laga derbi akhir pekan ini.
Duel Hertha versus Union adalah partai langka di Bundesliga Jerman. Pertandingan di Olympiastadion pada Sabtu (5/12) dini hari WIB nanti baru duel ketiga antara keduanya di kasta teratas Jerman.
Sementara Hertha merupakan klub yang rutin berlaga di divisi utama, Union baru promosi musim lalu. Dua klub ibu kota ini saling mengalahkan pada 2019/20 kemarin. Union menang 1-0 di kandang dan Hertha membalas 4-0 saat ganti menjadi tuan rumah.
Awal musim ini Union menunjukkan performa lebih baik ketimbang Hertha, bercokol di peringkat keenam klasemen sementara dan baru menelan satu kekalahan dalam sembilan laga. Hertha sendiri terdampar di posisi ke-13.
Kruse yang baru datang dari Fenerbahce pada bursa musim panas menjadi salah satu faktor kunci kegemilangan Union. Bekas striker Borussia Monchengladbach dan Wolfsburg itu tampil produktif dengan mengemas enam gol liga sejauh ini.
"Saya tahu Max Kruse menjadi ancaman dari mereka," tutur Boyata dalam sesi wawancara round table virtual yang juga diikuti Goal Indonesia.
"Dia menjadi basis dari semua serangan mereka, jadi kami tahu dia adalah pemain yang harus kami awasi," imbuh eks bek Manchester City dan Celtic ini.
getty"Ini adalah pertandingan yang harus kami hadapi dengan serius seperti laga-laga lainnya. Tapi karena ini adalah derbi, laga ini akan jauh lebih intens bagi kami dan yang kami inginkan adalah memenangi laga ini."
Boyata, yang ditunjuk sebagai kapten baru Hertha musim ini sepeninggal Vedad Ibisevic ke Schalke 04, sebelumnya pernah bermain dalam derbi Manchester antara City dan United, juga laga panas Old Firm di Skotlandia: Celtic kontra Rangers.
"Derbi Berlin adalah laga baru jika dibandingkan dengan derbi-derbi lainnya," ucap pemain 30 tahun ini. "Perbedaannya adalah derbi lain telah berlangsung bertahun-tahun, ada rivalitas yang sudah berjalan lama."
"Di sini kami baru memainkan dua laga derbi, salah satunya dengan fans dan satu lagi tanpa fans [setelah pandemi virus corona]. Di satu laga kami kalah, dan laga lainnya berakhir baik bagi kami [menang 4-0)."
"Saya rasa rivalitas di sini akan terbangun seiring semakin banyaknya laga dan persaingan antara kedua tim," pungkas Boyata.
