OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Herman Dzumafo, mengaku sulit untuk menjalani persaingan menembus skuat utama Bhayangkara FC. Ini karena ia menilai The Guardian mempunyai pemain-pemain yang berkualitas mumpuni.
Tak hanya itu, Dzumafo juga sadar kalau usianya tidaklah muda lagi. Mantan pilar PSPS Pekanbaru tersebut saat ini menginjak usia 37 tahun yang artinya sudah lewat dari masa keemasan seorang striker.
Namun, Dzumafo menyatakan tetap bakal memberikan kontribusi terbaiknya buat klub peraih gelar juara Liga 1 2017. Ia bakal mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk The Guardian.
"Sangat berat karena anak muda muda semua punya kemampuan, semangat dan energi yang cukup tinggi. Walaupun ada persaingan tujuannya satu ingin Bhayangkara FC menang terus," ucap Dzumafo.
Dzumafo melanjutkan, tak memasang target apapun bersama Bhayangkara FC. Ia hanya ingin membutikan kalau pasukan Simon McMenemy tersebut tidak salah memilih dirinya untuk bergabung.
"Saya harus buktikan kalau saya pantas main di Bhayangkara FC," ujarnya.


