OLEH DONNY AFRONI
Mantan pelatih Persela Lamongan Heri Kiswanto mengaku terkejut dengan pernyataan striker Ivan Carlos yang menuntut manajemen agar memecat dirinya menyusul rentetan hasil buruk di putaran kedua Liga 1 2017.
Pernyataan Carlos disampaikan melalui akun Instagram pribadinya yang secara tidak langsung menyebut Herkis, sapaan Heri, tidak becus meramu taktik setelah Persela dipermak Bali United.
SIMAK JUGA: RESMI: Persela Tunjuk Aji Santoso
“Saya enggak tahu awalnya, kan saya enggak punya medsos [media sosial]. Anak saya yang kasih tahu. Saya baca sempat kaget juga. Saya sangat tersinggung. Padahal selama ini saya menganggap tidak ada apa-apa,” cetus Herkis dilansir laman resmi Persela.
“Sikap Carlos sudah begitu. Diapa-apakan juga sulit. Setelah kena kartu kuning atau akumulasi, latihan saja enggak benar. Sudah enggak serius. Disuruh jogging saja enggak mau.”
SIMAK JUGA: Manajemen Persela Relakan Herkis Mundur
“Di situ saya merasa saya tidak dibela pemain. Sudah enggak respect. Sudah repot saya. Tidak latihan saja sama dengan meremehkan kami. Ada manajer menonton latihan saja dia enggak mau latihan. Saya sudah kecewa sama Ivan Carlos.”
Kendati demikian, Herkis tidak menutup mata dengan kemampuan yang dimiliki Carlos. Menurutnya, tenaga pemain asal Brasil itu dibutuhkan Persela demi mengangkat posisi tim. Hanya saja, sikap tegas juga perlu diberikan kepada Carlos.
“Ivan Carlos itu tukang gedor. Sekali main kena kartu, kan sayang. Kita [Persela] sebenarnya butuh Ivan Carlos. Sempat saya tegur saat lawan Semen Padang ketika dia kena kartu kuning protes ke wasit, dia malah marah ke saya,” ungkap Herkis.
SIMAK JUGA: Ivan Tuntut Persela Copot Herkis
“Saya enggak mau ribut, tapi kalau [Carlos] masih ada di Persela dengan sikap seperti itu, pasti akan melakukan sikap serupa. Jelas merugikan tim. Kalau mau pecat, pecat saja sekalian.”
“Saya bukan soal teknis, saya tidak menutup mata kemampuan Carlos. Saya sebetulnya mau mengombinasikan Carlos dengan Samsul [Arif]. Tapi sikapnya itu yang kurang bagus.”

