OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter
Tim Cahill menegaskan akan bersedia melakukan apa pun demi bisa menjadi bagian dari skuat Australia di Piala Dunia 2018.
Socceroos sukses menjadi wakil kelima Asia yang melaju ke Rusia tahun depan selepas memenangkan duel play-off antarbenua lawan wakil CONCACAF, Honduras dengan agregat 3-1.
Meski tak bermain penuh, eks bintang Everton itu membantu Australia yang menang 3-1 dalam laga leg kedua di Sydney, Rabu (15/11). Sebelumnya di leg pertama di kandang lawan, Cahill absen karena mengalami cedera engkel.
Kekhawatiran tak ikut ke dalam skuat untuk Piala Dunia muncul selepas Cahill hanya tampil selama 60 menit bersama Melbourne City di A-League musim ini.
Namun sang gelandang berusia 37 tahun memiliki tekad besar untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak, sekalipun meninggalkan Melbourne City demi mencapai target tampil di Piala Dunia tahun depan.
"Sekarang saya harus melakukan beberapa keputusan besar. Saya membutuhkan menit bermain," ujar Cahill kepada Fox Sports selepas laga melawan Honduras.
"Itulah yang saya inginkan. Saya tahu itu hanyalah sekadar menunggu waktu."
"Tidak pernah menutup pintu untuk sesuatu seperti ini, karena saya akan melakukan segalanya demi bertahan di skuat ini [menuju Piala Dunia]."
Cahill memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Australia dengan catatan 50 gol yang sudah dibukukannya sejauh ini.
