PT Liga Indonesia Baru (LIB) melangsungkan manager meeting dengan 18 klub Liga 1, di Hotel Sheraton, Bandung, Senin (21/9). Hasilnya, seluruh kontestan sepakat dengan berbagai perubahan yang ada.
Jumlah pergantian pemain jadi satu di antara perubahan yang terjadi dalam lanjutan Liga 1 musim. Klub diperbolehkan mengganti lima orang yang sebelumnya tiga pemain.
Direktur utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita menyatakan agenda tersebut berjalan dengan lancar. Hampir semua klub memberikan masukan yang baik kepada pihaknya saat manager meeting berlangsung.
"Yang jelas hari ini kami sudah sepakat dengan klub, dan ada perwakilan dari PSSI yang juga hadir. Kita menyiapkan kompetisi dengan berfokus pada hal kesehatan. Jadi kami di sini menjadi ujung tombak dalam hal kedisiplinan protokol kesehatan. Itulah fokus utama kita," kata Akhmad.
Sementara direktur operasional PT LIB Sudjarno, mengaku pihaknya sudah siap menggelar lanjutan Liga 1 musim ini. Meski sampai sekarang angka kasus virus corona terus bertambah di Tanah Air.
Abi Yazid / Goal"Tentunya klub ingin melihat sejauh mana kesiapan PT LIB yang diberikan mandat oleh PSSI. Kesiapan-kesiapan itu kita jelaskan kepada klub untuk menjawab keraguan, kekhawatiran yang selama ini menjadi keraguan dari klub. Salah satunya kita jelaskan terkait akomodasi, transportasi dan juga swab test yang menjadi konsentrasi kami," ucap Sudjarno.
"Kita juga laporkan kepada para klub bahwa kita sudah melakukan Medical Workshop terkait bagaimana protokol kesehatan, bagaimana senandainya ada kasus seperti ini dan sebagainya. Hal itu menjadi bahasan kita pada Medical Workshop yang diikuti 220 partisipan. Kita jelaskan itu semua kepada para klub sehingga menambah keyakinan klub tentang kesiapan PT LIB selaku operator kompetisi," Sudjarno menambahkan.
General manager Arema FC Ruddy Widodo, menyambut baik hasil dari manager meeting tersebut. Ia menyadari masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki PT LIB sebelum lanjutan Liga 1 dimulai pada 1 Oktober mendatang.
"Banyak yang didiskusikan dan disampaikan oleh LIB. Tidak ada yang sempurna namun selalu ada keinginan untuk menjadi lebih baik. Kami merespon positif. Mudah-mudahan pertemuan kali ini bisa membuat kompetisi lebih maksimal," tutur Ruddy.
"Kami paham bahwa situasi saat ini memang belum ideal dan masuk kategori luar biasa. Karena itu, kami berharap sepakbola menjadi pelopor untuk menjadikan semuanya menjadi lebih baik di tengah situasi pandemi ini," Ruddy menambahkan.


