PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah selesai menggelar manager meeting. Agenda tersebut dihadiri semua perwakilan klub Liga 1 2023/24 yang digelar di Hotel Sultan, Senin (26/6) malam WIB.
Dalam pertemuan tersebut berbagai bahasan dibicarakan. Satu di antaranya adalah jam tayang Liga 1 2023/24 yang kini terbagi dua waktu saja.
Pada musim-musim sebelumnya jam tayangan Liga 1 dibagi tiga. Namun, di musim 2023/24 waktu pertandingan tersebut tak lagi digunakan.
"Baru saja kita menggelar sinkronisasi manager meeting kaitannya dengan apa-apa saja yang bisa jadi bahan untuk diimplementasikan di klub sesuai regulasi yang ada. Kalau ada beberapa terobosan kaitannya dengan sistem dari yang selama ini berbeda," kata direktur utama PT LIB Ferry Paulus.
"Kalau dulu kompetisi penuh itu 34 laga, kali ini 34 laga masing-masing klub lalu ada championshop series, itu empat tim di reguler series akan berkomepotisi untuk memperebutkan peringkat satu, dua, dan tiga di championship series ini, ini jadi cikal bakal menentukan slot di Liga Champions Asia dan Piala AFC."
"Lalu ada regulasi yang kaitannya dengan sepak mula, kalau dulu ada tiga urutan 15.30, 18.30, dan 20.30, kini ada dua, 15.00 dan 19.00 tentunya alasannya adalah dari sisi komersialisasi yang diharapkan oleh TV broadcast kemudian hal lain adalah kesepakatan dengan kepolisian untuk dua urutan ini, lalu di Ramadan, ada 20.30 itu khusus untuk Ramadan."
Selain itu, Ferry menyebut klub sudah setuju suporter tamu dilarang hadir dalam pertandingan Liga 1 2023/24. Keputusan tersebut diambil karena bergulirnya kompetisi tersebut beririsan dengan tahun politik.
"Lalu soal suporter tamu yang dilarang hadir, sudah beberapa kali disampaikan dan kini kiia tegaskan kembali bahkan hal-hal yang di luar kita pikirkan. Klub sudah sampaikan kemungkinan-kemungkinan lain, dan kita sudah pikirkan jalan keluar, apalagi sistem distribusi tiket di klub juga harus online, jadi akan mudah menjustifikasi penonton yang hadir di stadion," ucapnya.
Adapun Liga 1 2023/24 bakal digelar pada 1 Juli mendatang. Bali United versus PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dipercaya menjadi laga pembuka.
