PS Sleman vs Persija JakartaAlvino Hanafi

Hasil Imbang PSS Sleman Vs. Persija Jakarta Sudah Adil

PSS Sleman dan Persija Jakarta berakhir sama kuat 1-1 pada pekan pertama Liga 1 2021/22, di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Digelar pada Minggu (5/9) malam, partai ini berlangsung seru dan sengit.

Persija mampu unggul terlebih dahulu melalui gol dari Yann Motta pada menit ke-17. Keunggulan 1-0 untuk tim ibu kota bertahan hingga babak pertama usai, sebelum akhirnya PSS nampak lebih agresif ketika babak kedua.

Usaha kerja keras dan anak-anak Elang Jawa mampu meruntuhkan pertahanan dari Macan Kemayoran pada menit ke-67. Irkham Zahrul Mila jadi pemain yang menyelamatkan PSS dari kekalahan, dengan laga selesai imbang.

Dejan Antonic menyanjung bagaimana perjuangan anak asuhnya yang tidak kenal lelah untuk menghindari kekalahan. Arsitek asal Serbia itu menilai bahwa hasil imbang sudah cukup apalagi PSS latihan mepet sebelum Liga 1.

"Saya senang dan bangga dengan hasil ini, karena sebelumnya selalu kurang maksimal setiap bertemu Persija. Respek untuk semua pemain dengan baru mulai latihan mendekati kick-off," ungkap Dejan pada sesi jumpa pers usai laga.

"Disiplin dan kerja keras pemain, tidak terlalu egois. Skor yang pantas karena tidak mudah untuk kami maupun Persija. Inilah sepakbola, bermain baik belum tentu menang, begitu juga sebaliknya. Kami sangat bersyukur atas hasil ini," tutupnya.

PS Sleman vs Persija JakartaAlvino Hanafi

Sama seperti Dejan, Angelo Alessio selaku pelatih Persija juga menilai hasil imbang adalah hal yang pantas untuk kedua tim. Arsitek asal Italia itu tetap senang bagaimana anak asuhnya tampil penuh perjuangan pada pertandingan ini.

"Saya rasa hasilnya sudah tepat karena kami memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol pada babak pertama. Kami tidak berhasil mematikan lawan meskipun menciptakan tiga hingga empat peluang, namun gagal mencetak gol," kata Alessio.

"Pada akhirnya, saya rasa hasil ini sudah adil karena PSS adalah tim yang bagus dengan pemain bagus pula. Kami harus meningkatkan pada pertandingan berikutnya," ucap mantan asisten pelatih Juventus itu.

Kekecewaan dirasakan oleh Yann Motta yang memulai debutnya di kompetisi Indonesia dengan gol. Namun tentu ada rasa bahagia karena akhirnya Liga 1 bisa dijalankan dan ia mencetak gol, meski akhirnya gagal berujung kemenangan untuk Persija.

"Setelah setahun lebih kita tidak bermain sepakbola, tentu saja saya sangat bahagia. Sepakbola telah kembali. Saya juga senang bisa mencetak gol dan membantu tim," ucap Motta. "Namun, saya juga sedih karena kami tidak bisa meraih kemenangan. Kami harus bekerja lebih keras lagi untuk pertandingan selanjutnya.

PS Sleman vs Persija JakartaAlvino Hanafi
Iklan
0