Haruna Soemitro - Madura UnitedGoal / Abi Yazid

Haruna Sumitro: Wasit Asing Hanya Bertugas Membawa Pesanan


OLEH   DONNY AFRONI & ADITYA WAHYU PRATAMA

Manajer Madura United Haruna Sumitro mengecam kepemimpinan wasit asal Iran, Hasan Akrami, ketika Laskar Sape Kerrab ditahan imbang Borneo FC 1-1 di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Jumat (13/10) malam WIB.

Duel antara Madura United dan Borneo FC diakhiri dengan kericuhan suporter. Bahkan salah satu suporter masuk ke dalam lapangan, dan melepaskan tendangan kung fu kepada wasit. Bukan itu saja, suporter juga melampiaskan kekecewaan dengan merusak fasilitas stadion.

“Kita tahu peristiwa hari ini [Jumat malam] sungguh sangat memalukan. Wasit asing telah memberikan contoh tidak baik. Saya sudah lama menahan diri untuk tidak berbicara kepemimpinan wasit, siapa pun. Sejak awal kami mendukung wasit asing,” tutur Haruna.

“Tapi sebaran dan proporsi wasit asing tidak seimbang, sehingga rasanya wasit asing hanya petugas membawa pesanan the invisible hand. Tangan-tangan yang menggerakkan wasit ini siapa, tentunya menjadi tugas semua, media, federasi untuk melakukan ini [pengusutan].”

“ Kepemimpinan seperti itu tentu ada sebab. Secara pribadi dan manajemen, saya menyampaikan permohonan maaf akibat dari kepemimpinan wasit pertandingan selesai dengan tidak bagus. Yang harus dihukum, bukan akibatnya [kericuhan suporter], tapi penyebabnya apa. Kami sudah menyiapkan nota protes berikut bukti-bukti.”

Sementara itu, pelatih Gomes de Oliviera enggan memberikan komentar mengenai kepemimpinan wasit. Gomes hanya menyayangkan anak asuhnya tidak bisa memaksimalkan peluang yang mereka peroleh.

“Saya hanya fokus ke tim saya. Mungkin ada keputusan wasit yang merugikan, tapi ada komisi wasit yang mengevaluasi. Saya fokus membantu tim agar bermain maksimal di sisa laga,” ujar Gomes.

“Kami bukan tidak bisa menembus pertahanan mereka [Borneo]. Beberapa kali kami berhasil sampai kotak penalti. Tetapi ada kekurangan dalam sisi penyelesaian akhir. Bayu Gatra punya peluang 100 persen gol, tapi tidak gol, dan tiga poin tak bisa kami dapatkan.”

“Pertandingan sendiri sangat panas, dan pemain sudah berjuang keras. Sepuluh pemain tetap menekan lawan, mencari gol dalam 90 menit. Tetapi tidak dapat gol kemenangan. Pemain sudah berjuang keras tidak mengecewakan ribuan suporter Madura meskipun hasilnya tidak maksimal.” (gk-62)

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google