Harry Kane mengungkapkan bahwa skuad Tottenham Hotspur masih senang dengan Antonio Conte meskipun penampilan mereka belum konsisten selama beberapa pekan terakhir, sementara pemain internasional Inggris tersebut harus bertanggung jawab atas awal musim yang buruk.
Pelatih asal Italia itu menggantikan Nuno Espirito Santo di kursi kepelatihan Spurs pada November lalu dan menunjukkan performa luar biasa di tahun baru, sebelum serangkaian hasil minor yang membuat mereka menjauh dari zona Liga Champions.
Kekalahan dramatis dari Manchester United, akhir pekan lalu, memberikan pukulan lain, tetapi Kane mengakui timnya sedang dalam masa transisi dan juga mengatakan bahwa tim masih senang berada di bawah asuhan Conte.
Apa yang dikatakan?
"Jelas saya masih merasa kami sedang dalam proses," kata Kane kepada Sky Sports. "Kami menjalani dua tau tiga tahun untuk menjadi penantang trofi, kemudian kami turun dalam beberapa tahun terakhi."
"Dengan Antonio, ia membangun budaya yang ia inginkan dan ingin menempatkan kami kembali di titik itu."
"Liga Primer, ada garis tipis antara menjadi penantang atau hanya di empat besar atau enam, tujuh atau kedelapan. Setiap tim menjadi lebih baik dan tidak ada pertandingan yang mudah."
"Tentu saja manajer bekerja sekeras yang ia bisa dan para pemain juga bekerja. Ini bukan perbaikan cepat yang terjadi dalam semalam, butuh waktu dan pengertian. Tentu saja ia menyebutkan bahwa dirinya perlu berbicara dengan klub dan pemilik untuk melihat arah mana yang bakal kami tuju sebagai klub."
"Dari sudut pandang saya, sudut pandang sebagai pemain, kami tidak dapat berbicara cukup banyak tentang dia."
Setelah menjadi berita panas yang cukup lama karena hubungannya dengan Manchester City, usai membawa Inggris ke final Euro 2020 tahun lalu, Kane tampaknya akan meninggalkan Spurs, namun klub menolak serangkaian tawaran.
Seluruh kisahnya tersebut sepertinya mengganggu sang striker di awal-awal musim, dan sementara ia secara bertahap kembali ke permainan yang lebih baik, Kane mengakui bahwa ia sadar telah bermain buruk di musim ini.
"Saya orang pertama yang melihat standar saya sendiri," tambahnya. "Di Liga Primer, menjelang beberapa bulan pertama atau lebih, saya tidak berada pada standar yang selalu saya capai."
"Bukan waktunya untuk panik atau merajuk, ini adalah waktu untuk bekerja keras dan sejak Antonio datang, kami memiliki pemahaman yang baik satu sama lain. Sebagai pemain, jika Anda berkembang di bawah pelatih, itu adalah hal yang paling penting."


