Goal dapat mengonfirmasi bahwa Harry Kane tak menghadiri latihan Tottenham Hotspur. Tindakan ini kian mengipasi rumor kencang yang mengaitkannya ke Manchester City.
Kane seharusnya kembali ke Hotspur Way hari Senin (2/8) untuk menjalani berbagai tes, termasuk tes Covid-19, setelah menyelesaikan liburannya.
Namun, pemain 28 tahun ini malah tak hadir latihan di tengah isu santer bahwa dirinya akan hengkang ke Etihad, dengan City dikabarkan siap merogoh kocek dalam-dalam demi mendapatkan jasanya.
Kontrak Kane baru akan berakhir pada 2024, namun pemain Inggris itu dilaporkan dijanjikan oleh Presiden Spurs Daniel Levy pada tahun lalu untuk mengizinkannya hengkang musim panas ini.
Goal memahami bahwa City sangat tertarik memboyong Kane ke Manchester Biru, dan tampak harus mengeluarkan biaya setidaknya £100 juta jika ingin mendapatkannya, namun kedua klub belum melakoni negosiasi resmi.




Kane buka-bukaan soal ambisinya memenangkan trofi paling bergengsi di dunia sepakbola Maret kemarin. Ia mengaku tak masalah meninggalkan Spurs jika ia merasa Tottenham tak lagi mampu bersaing di level tertinggi.
"Saya mencintai Spurs dan akan selalu mencintai Spurs," ujar Kane. "Namun saya selalu bilang jika saya tak merasa kami melangkah di jalan yang benar, maka saya bukan orang yang akan bertahan begitu saja. Saya pemain yang ambisius, saya ingin menjadi salah satu pemain terbaik."
Tottenham merampungkan musim 2020/21 tanpa secuil trofi pun, dan memperpanjang paceklik gelarnya menjadi 13 tahun. Kane tampak lebih mungkin meraih kesuksesan bersama City, yang telah menjuarai tiga dari empat Liga Primer terakhir di bawah komando Pep Guardiola.
Kane melakoni debut senior untuk Spurs pada tahun 2011, sejak saat itu ia telah menorehkan 336 penampilan di semua kompetisi bagi The Lilywhites.
Ia juga mencetak 221 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah Spurs.
Dengan 166 dari gol tersebut hadir di Liga Primer, ia menduduki peringkat ketujuh di tangga top skorer sepanjang masa kompetisi tersebut.
