Inggris menang 2-1 atas Kongo pada Rabu dalam babak 16 besar Piala Dunia. Tim asuhan Thomas Tuchel sempat tertinggal 0-1 dalam waktu yang cukup lama, namun Harry Kane menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol di menit-menit akhir.
Brian Cipenga menciptakan kejutan pada menit keenam dengan mengelabui Jordan Pickford melalui tendangan ke sudut dekat. Hal ini menjadi pukulan telak bagi Inggris, yang berusaha mencari gol penyama kedudukan secepatnya di Atlanta, terutama melalui Harry Kane, Jude Bellingham, dan Noni Madueke.
Selain itu, kiper Lionel Mpasi terbukti tak tertembus di babak pertama. Kiper asal Kongo itu melakukan penyelamatan gemilang, antara lain saat menepis sundulan Bellingham, dan juga berkali-kali menggagalkan upaya Kane untuk mencetak gol. Penyerang tersebut menuntut penalti ketika Mpasi tampak menyentuhnya dengan tinju, tetapi bola tidak diarahkan ke titik penalti.
Inggris lolos dengan mulus ketika Yoane Wissa membuang peluang besar dan bola membentur tiang gawang. Jadi, ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan Tuchel saat jeda, meskipun tidak ada pergantian pemain. Setelah jeda, pola permainan tetap sama: Inggris mencari gol penyama kedudukan, sementara Kongo mengintai melalui serangan balik. Tim Inggris tampak tidak berdaya, di mana Anthony Gordon dan Bukayo Saka masuk menggantikan Marcus Rashford dan Madueke.
Tuchel tampak sangat frustrasi di pinggir lapangan. Pelatih timnas Jerman itu sesekali tak percaya dengan penampilan para pemainnya di lapangan. Sementara itu, Kongo mempertahankan keunggulan tipisnya dan semakin yakin bisa menciptakan kejutan besar di Piala Dunia.
Keyakinan itu mulai memudar ketika Kane, seperempat jam sebelum pertandingan berakhir, dengan cerdik melepaskan diri dari penjagaan dan menyundul bola untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris itu semakin bersemangat dan pada menit ke-85 melepaskan tendangan yang sangat indah dan keras untuk mencetak gol kedua yang membuat skor menjadi 2-1.
Rasa lega yang luar biasa terasa di kalangan para pemain dan suporter Inggris setelah peluit akhir berbunyi di Atlanta. Selanjutnya, mereka akan menghadapi laga sengit melawan tuan rumah Meksiko di babak 16 besar, Senin depan di Stadion Azteca.


